Loading...
Loading...
PDIP menyindir sejumlah tokoh yang memiliki elektabilitas sangat rendah dibanding Joko Widodo (Jokowi), tetapi tetap digadang-gadangkan akan bersaing di ajang Pilrpres 2019.
Menurut partai berlogo banteng tersebut, seseorang tak bisa dengan serta-merta masuk ke gelanggang Pilpres tanpa bekal apapun. Pasalnya, menurut politikus PDIP Maruarar Sirait, rakyat Indonesia saat ini sudah cerdas.
"Kalau mau punya figur-figur, partai-partai harus mengkader seperti bagaimana belasan tahun lalu Mbak Megawati mengkader Mas Jokowi menjadi Walikota di Solo sampai dua periode, lalu jadi Gubernur di DKI dan jadi Presiden di Indonesia," kata Maruarar di kantor Indikator Politik, Jalan Cikini V, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/5/2018).
Maruar melanjutkan, rakyat Indonesia cerdas sehingga upaya partai untuk mencitrakan tokohnya secara instan akan menjadi sia-sia.
"Saya mau menggambarkan, bahwa rakyat Indonesia sudah bisa memilih, bahwa Jokowi itu ya kader PDIP dan berproses di PDIP," kata dia.
Jika sekarang Jokowi banjir dukungan dari beberapa partai seperti Golkar dan PPP, hal itu adalah bagian dari dinamika politik
"Tapi mereka tak ikut dalam proses. Saya rasa bagian dari politik Indonesia, ada harapan. Ada unsur praktis dan taktis, tapi pengkaderan sangat dihargai rakyat," katanya.
Menurut partai berlogo banteng tersebut, seseorang tak bisa dengan serta-merta masuk ke gelanggang Pilpres tanpa bekal apapun. Pasalnya, menurut politikus PDIP Maruarar Sirait, rakyat Indonesia saat ini sudah cerdas.
"Kalau mau punya figur-figur, partai-partai harus mengkader seperti bagaimana belasan tahun lalu Mbak Megawati mengkader Mas Jokowi menjadi Walikota di Solo sampai dua periode, lalu jadi Gubernur di DKI dan jadi Presiden di Indonesia," kata Maruarar di kantor Indikator Politik, Jalan Cikini V, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/5/2018).
Maruar melanjutkan, rakyat Indonesia cerdas sehingga upaya partai untuk mencitrakan tokohnya secara instan akan menjadi sia-sia.
"Saya mau menggambarkan, bahwa rakyat Indonesia sudah bisa memilih, bahwa Jokowi itu ya kader PDIP dan berproses di PDIP," kata dia.
Jika sekarang Jokowi banjir dukungan dari beberapa partai seperti Golkar dan PPP, hal itu adalah bagian dari dinamika politik
"Tapi mereka tak ikut dalam proses. Saya rasa bagian dari politik Indonesia, ada harapan. Ada unsur praktis dan taktis, tapi pengkaderan sangat dihargai rakyat," katanya.
0 Response to " "
Posting Komentar