Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Jatuhnya elektabilitas penantang Joko Widodo dalam sejumlah lembaga survei disebabkan beberapa faktor. Salah satunya ketidakkompakan.

Aktivis Politik Faizal Assegaf mengatakan, kelompok oposisi seperti tak kompak mengusung calon dan malah saling berebut.

"Terjadi cakar-cakaran memperbutkan posisi capres dan cawapres," kata Faizal kepada Kricom di Jakarta, Minggu (29/4/2018).

Faktor selanjutnya adalah menonjolnya politik kebencian yang dijual ke publik.

"Maka publik semakin kehilangan simpati," imbuhnya.

Selain itu, tertangkapnya bos Abu Tour, banyak dikaitkan dengan gerakan oposisi.

"Faktor itulah yang membuat kelompok oposisi yang digerakkan PKS, PAN dan Gerindra, semakin kehilangan dukungan," paparnya.

Sementara, lanjut Faizal, diwaktu yang sama, Jokowi tengah fokus memperbaiki kinerja dan melibatkan partispasi rakyat dalam kebijakannya.

"Bisa dilihat hasil pembangunan yang dilakukan pemerintah saat ini," pungkasnya.

0 Response to " "

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1