Loading...
Loading...
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengaku ingin menyaksikan Presiden Joko Widodo berdebat dengan tokoh lain di Indonesia Lawyers Club.
"Sesekali pengin melihat presiden @jokowi duduk di @ILC_tvOnenews dipandu @karniilyas dan berdebat dengan @rockygerung atau @anismatta #TentangArahBangsa ; atau dengan saya dan prof @romliatma #TentangKorupsi atau yang lain," kata tulis Fahri di Twitter.
Fahri ingin melihat Presiden mempertahankan pendapatnya. Fahri merasa belum pernah mendengar Presiden melakukan itu.
"Dan lingkar dalamnya pun tak ada yang berani mewakili pikiran bosnya sebab jangan-jangan memang tak ada pikiran. Sejak debat pilpres yang dangkal di 2014 pemenuhan janji tak ada forumnya lalu kita kerja apa?" tulis Fahri.
Menurut Fahri sekarang ini momentum yang tepat untuk diadakan debat itu. Seperti diketahui, Presiden Jokowi mempersilakan para politikus oposisi untuk adu debat dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani tentang utang luar negeri.
"Sekarang presiden sedang mendelegasikan perdebatan. Saya minta satu slot; perdebatan tentang apa yang sudah dilakukan oleh pemerintahan ini dalam empat tahun #BerantasKorupsi dan apa rencana ke depan. Saya siap ikut meramaikan," tulis Fahri.
Fahri menilai bangsa ini terlalu toleran terhadap masalah yang tidak diselesaikan, tapi terus ramai sebagai persoalan.
"Kalau ditanya jawabannya sederhana, “pemerintah sedang giat bekerja,” padahal bekerja menghabiskan biaya tanpa hasil. Atau dijawab “dari dulu juga gitu!”. dan lain-lain," tulis Fahri.
"Sekarang, mari kita berterus terang saja. Ungkapkan kebenaran apa adanya. Mari berdebat mengurai persoalan bangsa. Demi rakyat pemilik kedaulatan. Jangan bersembunyi dibalik citra. Ayo bermain di gelanggang terbuka. Ini aku dimana kamu!" Fahri menambahkan.
"Sesekali pengin melihat presiden @jokowi duduk di @ILC_tvOnenews dipandu @karniilyas dan berdebat dengan @rockygerung atau @anismatta #TentangArahBangsa ; atau dengan saya dan prof @romliatma #TentangKorupsi atau yang lain," kata tulis Fahri di Twitter.
Fahri ingin melihat Presiden mempertahankan pendapatnya. Fahri merasa belum pernah mendengar Presiden melakukan itu.
"Dan lingkar dalamnya pun tak ada yang berani mewakili pikiran bosnya sebab jangan-jangan memang tak ada pikiran. Sejak debat pilpres yang dangkal di 2014 pemenuhan janji tak ada forumnya lalu kita kerja apa?" tulis Fahri.
Menurut Fahri sekarang ini momentum yang tepat untuk diadakan debat itu. Seperti diketahui, Presiden Jokowi mempersilakan para politikus oposisi untuk adu debat dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani tentang utang luar negeri.
"Sekarang presiden sedang mendelegasikan perdebatan. Saya minta satu slot; perdebatan tentang apa yang sudah dilakukan oleh pemerintahan ini dalam empat tahun #BerantasKorupsi dan apa rencana ke depan. Saya siap ikut meramaikan," tulis Fahri.
Fahri menilai bangsa ini terlalu toleran terhadap masalah yang tidak diselesaikan, tapi terus ramai sebagai persoalan.
"Kalau ditanya jawabannya sederhana, “pemerintah sedang giat bekerja,” padahal bekerja menghabiskan biaya tanpa hasil. Atau dijawab “dari dulu juga gitu!”. dan lain-lain," tulis Fahri.
"Sekarang, mari kita berterus terang saja. Ungkapkan kebenaran apa adanya. Mari berdebat mengurai persoalan bangsa. Demi rakyat pemilik kedaulatan. Jangan bersembunyi dibalik citra. Ayo bermain di gelanggang terbuka. Ini aku dimana kamu!" Fahri menambahkan.
0 Response to " "
Posting Komentar