Loading...
Loading...
AKURAT.CO Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean kini sedang disibukkan menghadapi akun palsu yang membuat namanya jelek di mata netter.
Akun asli Ferdinand Hutahaean yang aktif saat ini adalah @LawanPoLitikJW, sedangkan yang palsu memang sekilas mirip sekali dengan yang asli. Ini dia nama akun yang hoaks: @LawanPoLltikJKW. Akun ini sering mengomentari cuitan netter dengan bahasa-bahasa brutal dan jorok.
Akibatnya, Ferdinand Hutahaean yang kelimpungan karena dianggap bertanggungjawab oleh netter yang diserang lewat akun palsu tadi.
Salah satu netter yang kesal oleh ulah @LawanPoLltikJKW adalah Oliv yang memakai akun @oliviachairina. Dia dikata-katai dengan bahasa kasar sekali.
"Pantaskah seorang anggota DPR melemparkan kata-kata seperti ini kepada seorang perempuan? Tolonglah @LawanPoLitikJW kamu jadi contoh yang baik. Aku tahu itu akun kamu buat seolah-olah bukan kamu, tapi Oliv tahu itu masih tetep kamu kan? Tolong teman-teman beri dukungan Oliv ya #JaringanGosip," kata @oliviachairina.
Ferdinand Hutahaean menyarankan Oliv untuk mempolisikan akun itu. Sebelumnya, Ferdinand Hutahaean sendiri sudah melaporkan beberapa akun yang menyebarkan cuitan akun palsu @LawanPoLltikJKW.
"Laporkan ke polisi kalau lu merasa dirugikan. Gue bayar deh ongkos lu ke kantor polisi," kata Ferdinand Hutahaeankepada Oliv melalui Twitter.
Sebenarnya bukan kali ini saja Ferdinand Hutahaean dibuat kesal dengan aksi akun palsu, termasuk orang-orang yang ikut menyebarkan cuitan akun itu. Saking kesalnya, dia menyumpahi mereka.
"Mulai sekarang yang masih nyebar-nyebar hoax akun palsu yang menggunakan nama dan foto saya, saya sumpahi dapat siksa dalam hidup. Saya sumpahi mengalami nasib sial tiap hari. Saya sumpahi hidupnya menderita. Dan yang merasa bersalah, minta maaf pada Tuhan-nya, tak perlu ke saya," kata dia.
Tetapi untuk memberi pelajaran admin akun palsu itu, Ferdinand Hutahaean mengajak netter yang merasa dirugikan untuk lapor polisi. Dia siap memberikan pendampingan hukum kalau ada yang bersedia membantunya.
Kepada Oliv, Ferdinand Hutahaean menantangnya untuk berani lapor ke polisi.
"Yuk twips, kita dukung @oliviachairina untuk laporkan akun @LawanPoLlitikJKW ke polisi. Saya siap berikan bantuan lawyer jika perlu. Mohon @CCICPolri @DivHumas_Polri diperhatikan ini. Kalau Oliv tak berani lapor, berarti mereka cuma sedang main drama untuk menfitnah saya," kata dia.
"Saya ajak seluruh netizen dukung @oliviachairina untuk laporkan akun @LawanPoLltikJKW ke polisi atas cuitan brutal akun tersebut. Kita lihat berani ngga mereka atau cuma sedang main drama?" Ferdinand Hutahaean menambahkan.
Kolega Ferdinand Hutahaean di Partai Demokrat, Andi Arief, melalui akun Twitter @AndiArief__ meminta netter jangan melayani cuitan akun palsu itu.
"Kawan-kawan semua, mohon agar tidak meladeni akun palsu yang dibuat seolah-olah mirip akun Ferdinand Demokrat @LawanPoLitikJW, ada rekayasa membuat akun dimana huruf i diganti huruf l," kata dia. []
Akun asli Ferdinand Hutahaean yang aktif saat ini adalah @LawanPoLitikJW, sedangkan yang palsu memang sekilas mirip sekali dengan yang asli. Ini dia nama akun yang hoaks: @LawanPoLltikJKW. Akun ini sering mengomentari cuitan netter dengan bahasa-bahasa brutal dan jorok.
Akibatnya, Ferdinand Hutahaean yang kelimpungan karena dianggap bertanggungjawab oleh netter yang diserang lewat akun palsu tadi.
Salah satu netter yang kesal oleh ulah @LawanPoLltikJKW adalah Oliv yang memakai akun @oliviachairina. Dia dikata-katai dengan bahasa kasar sekali.
"Pantaskah seorang anggota DPR melemparkan kata-kata seperti ini kepada seorang perempuan? Tolonglah @LawanPoLitikJW kamu jadi contoh yang baik. Aku tahu itu akun kamu buat seolah-olah bukan kamu, tapi Oliv tahu itu masih tetep kamu kan? Tolong teman-teman beri dukungan Oliv ya #JaringanGosip," kata @oliviachairina.
Ferdinand Hutahaean menyarankan Oliv untuk mempolisikan akun itu. Sebelumnya, Ferdinand Hutahaean sendiri sudah melaporkan beberapa akun yang menyebarkan cuitan akun palsu @LawanPoLltikJKW.
"Laporkan ke polisi kalau lu merasa dirugikan. Gue bayar deh ongkos lu ke kantor polisi," kata Ferdinand Hutahaeankepada Oliv melalui Twitter.
Sebenarnya bukan kali ini saja Ferdinand Hutahaean dibuat kesal dengan aksi akun palsu, termasuk orang-orang yang ikut menyebarkan cuitan akun itu. Saking kesalnya, dia menyumpahi mereka.
"Mulai sekarang yang masih nyebar-nyebar hoax akun palsu yang menggunakan nama dan foto saya, saya sumpahi dapat siksa dalam hidup. Saya sumpahi mengalami nasib sial tiap hari. Saya sumpahi hidupnya menderita. Dan yang merasa bersalah, minta maaf pada Tuhan-nya, tak perlu ke saya," kata dia.
Tetapi untuk memberi pelajaran admin akun palsu itu, Ferdinand Hutahaean mengajak netter yang merasa dirugikan untuk lapor polisi. Dia siap memberikan pendampingan hukum kalau ada yang bersedia membantunya.
Kepada Oliv, Ferdinand Hutahaean menantangnya untuk berani lapor ke polisi.
"Yuk twips, kita dukung @oliviachairina untuk laporkan akun @LawanPoLlitikJKW ke polisi. Saya siap berikan bantuan lawyer jika perlu. Mohon @CCICPolri @DivHumas_Polri diperhatikan ini. Kalau Oliv tak berani lapor, berarti mereka cuma sedang main drama untuk menfitnah saya," kata dia.
"Saya ajak seluruh netizen dukung @oliviachairina untuk laporkan akun @LawanPoLltikJKW ke polisi atas cuitan brutal akun tersebut. Kita lihat berani ngga mereka atau cuma sedang main drama?" Ferdinand Hutahaean menambahkan.
Kolega Ferdinand Hutahaean di Partai Demokrat, Andi Arief, melalui akun Twitter @AndiArief__ meminta netter jangan melayani cuitan akun palsu itu.
"Kawan-kawan semua, mohon agar tidak meladeni akun palsu yang dibuat seolah-olah mirip akun Ferdinand Demokrat @LawanPoLitikJW, ada rekayasa membuat akun dimana huruf i diganti huruf l," kata dia. []
0 Response to " "
Posting Komentar