Loading...
Loading...
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa program nawacita presiden Joko Widodo (Jokowi) terkendala dengan program jangka menengah pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Sebab adanya kesulitan dalam sinkronisasi nawacita Jokowi dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang masih disusun pemerintah sebelumnya.
"Tadi disampaikan juga kesulitan-kesulitan pak Jokowi misalnya visi misi dengan program nawacitanya ternyata RPJMN nya masih disusun waktu pemerintahan pak SBY, " kata Hasto di gedung Joang, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/8) malam.
Menurut dia, sejumlah parpol koalisi pendukung Jokowi akan bekerja bersama menyusun platform pada Nawacita Jilid II. "Dan ini nanti akan jadi satu kesatuan.
Kami juga mempertajam kerjasama di antara parpol terkait tata pemerintahan yang jauh lebih efektif ke depan, karena kita akan bergerak cepat," sambungnya.
Selain itu, koalisi pendukung calon petahana akan bisa mengalahkan lawannya di pemilu tahun depan dengan adanya kekuatan dari parlemen di DPR.
"Apalagi di sini kekuatannya 62 persen di DPR berdasarkan pemilu yang lalu. Kami optimis dan saling melengkapi satu sama lain. Ini yang tadi kami bahas dan koordinasi akan semakin intens di antara kami," tukasnya.
Dalam rapat malam ini, koalisi pendukung Jokowi telah membahas soal implementasi Nawacita pada pemerintahan saat ini. Kemudian pembahasan antar sekjen parpol pendukung Jokowi itu yang akan menjadi dasar perumusan Nawacita II yang akan dijalankan pada saat terpilih kembali menjadi presiden RI.
Sementara itu setelah rapat pada malam ini, dalam rangka koordinasi yang sudah semakin intens terjalin dengan sejumlah parpol pendukung Jokowi. "Selanjutnya (parpol koalisi) semakin intens antara kami," jelasnya. []
Sebab adanya kesulitan dalam sinkronisasi nawacita Jokowi dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang masih disusun pemerintah sebelumnya.
"Tadi disampaikan juga kesulitan-kesulitan pak Jokowi misalnya visi misi dengan program nawacitanya ternyata RPJMN nya masih disusun waktu pemerintahan pak SBY, " kata Hasto di gedung Joang, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/8) malam.
Menurut dia, sejumlah parpol koalisi pendukung Jokowi akan bekerja bersama menyusun platform pada Nawacita Jilid II. "Dan ini nanti akan jadi satu kesatuan.
Kami juga mempertajam kerjasama di antara parpol terkait tata pemerintahan yang jauh lebih efektif ke depan, karena kita akan bergerak cepat," sambungnya.
Selain itu, koalisi pendukung calon petahana akan bisa mengalahkan lawannya di pemilu tahun depan dengan adanya kekuatan dari parlemen di DPR.
"Apalagi di sini kekuatannya 62 persen di DPR berdasarkan pemilu yang lalu. Kami optimis dan saling melengkapi satu sama lain. Ini yang tadi kami bahas dan koordinasi akan semakin intens di antara kami," tukasnya.
Dalam rapat malam ini, koalisi pendukung Jokowi telah membahas soal implementasi Nawacita pada pemerintahan saat ini. Kemudian pembahasan antar sekjen parpol pendukung Jokowi itu yang akan menjadi dasar perumusan Nawacita II yang akan dijalankan pada saat terpilih kembali menjadi presiden RI.
Sementara itu setelah rapat pada malam ini, dalam rangka koordinasi yang sudah semakin intens terjalin dengan sejumlah parpol pendukung Jokowi. "Selanjutnya (parpol koalisi) semakin intens antara kami," jelasnya. []
0 Response to " "
Posting Komentar