Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) digadang-gadang oleh Partai Demokrat untuk menjadi calon presiden dan berpasangan dengan Ketua Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di pilpres 2019.

Namun, JK menolak rencana duet tersebut. Pasalnya, JK mengaku keluarganya keberatan jika dirinya maju pilpres.

Menanggapi penolakan JK, Demokrat berpendapat JK bukan menolak melainkan ada banyak rencana yang sudah dia rancang.

Hal itu disampaikan oleh Husain Abdullah selaku juru bicara Wapres JK.

Di samping alasan usianya yang tak lagi muda, Husain mengatakan ada sejumlah rencana yang kerap dilontarkan JK terkait kegiatannya pasca menjadi cawapres.

"Pak JK sering menjelaskan bahwa ke depan dirinya berencana istirahat. Dan secara berkelakar mengatakan akan mengurus cucu," ujar Husain pada hari Rabu (4/7) malam.



Tak hanya itu, ada rencana besar JK yakni bakal mendedikasikan dirinya dalam kegiatan kemanusiaan.

"Tetapi selain itu mungkin saja Pak JK akan mendedikasikan dirinya di bidang sosial atau kemanusiaan. Seperti aktivitas di Palang Merah dan Dewan Mesjid, selain aktif memberi ceramah umum atau menulis," terangnya.

0 Response to " "

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1