Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Politisi Partai Solidaritas Indonesia Mohamad Guntur Romli mempertanyakan pernyataan Gubernur DKI Jakarta dalam acara Ijtima Ulama yang diselenggarakan oleh Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF) Ulama terkait istilah ‘sejarah baru’.

Awalnya, Gubernur Anies menyebut acara tersebut akan mencetak sejarah baru yang akan menjadi kebanggaan kelak.

Guntur yang mendengar pernyataan Anies itu merasa heran, ia pun bertanya maksud di balik ‘sejarah baru’.

“Apa sejarah baru yg dimaksud Anies ini? Apa program jelas dia unt ulama, pesantren & dunia Islam?,” tulis Guntur dalam akun Twitternya, Sabtu (28/7).

Lantas, Guntur pun menyindir Anies yang sedang mencatat namanya dalam sejarah atas kebijakan-kebijakannya yang menimbulkan polemik.

“Jgn cuma bicara gak jelas saja, Anies memang sdang bikin sejarah di Jakarta: nutup jalan, nutupi Sungai bau dgn jaring, mau nyemprot pewangi, tanam rumput unt jalan kaki di halte dst,” sindir Guntur.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut acara Ijtima Ulama yang diselenggarakan oleh Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF) akan mencetak sejarah baru yang akan menjadi kebanggaan kelak.

"Insyallah kita lihat sejarah, masa lalu, dan Insyaallah sekarang akan kita saksikan sejarah baru dan ini adalah kebanggaan dan ini dilakukan, kelak akan dicatat," kata Anies dalam sambutannya di Hotel Menara Peninsula Jakarta, Jumat (27/7).[]

    0 Response to " "

    Posting Komentar

    Iklan Tengah Artikel 1