Loading...
Loading...
Persaudaraan Alumni (PA) 212 kembali merencanakan aksi turun ke jalan. Kali ini mereka akan mendesak polisi melanjutkan pengusutan terhadap para pelaku penistaan agama beberapa waktu lalu.
Aksi ini juga mengecam soal mandeknya kasus beberapa terlapor dugaan penistaan agama, antara lain Ade Armando, Sukmawati Soekarknoputri, Gubernur Kalbar Cornelis, hingga Victor Laiskodat.
Ketua Front Pembela Islam (FPI) Sobri Lubis mengatakan, aksi ini secara garis besar menginginkan agar penegakan hukum tak boleh berhenti pada orang-orang tertentu.
"Semua orang di Indonesia ini sama di mata hukum. Kalau ada yang melakukan pelanggaran hukum ya harus diperiksa dong," kata Sobri kepada Kricom di Jakarta, Selasa (3/7/2018).
Sobri melanjutkan Indonesia harus menerapkan penegakan hukum yang tegas terhadap siapa pun yang melakukan kesalahan.
"Jangan karena dia orang Islam atau bukan, lalu tak dihukum. Ya jangan gitu dong, semua harus sama," tuturnya.
Humas PA 212, Novel Bamukmin mengatakan, sejumlah petinggi PA 212 direncanakan hadir dalam aksi yang akan dilaksanakan usai salat Jumat itu, di antaranya Ketua Dewan Penasihat PA 212, Amien Rais.
“Insya Allah tokoh Alumni 212 hadir, Amien Rais, KH Sobri Lubis , KH Abdul Rosid Abdullah Syafii, dan KH M. Alkhathath,” ujarnya.
Sementara itu Polda Metro Jaya akan mempersiapkan pengamanan aksi tersebut. Surat izin aksi telah disampaikan ke Polda Metro Jaya.
“Kita sudah terima permohon izinnya. Nanti kami lakukan perencanaan pengamanannya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di kantornya.
Aksi ini juga mengecam soal mandeknya kasus beberapa terlapor dugaan penistaan agama, antara lain Ade Armando, Sukmawati Soekarknoputri, Gubernur Kalbar Cornelis, hingga Victor Laiskodat.
Ketua Front Pembela Islam (FPI) Sobri Lubis mengatakan, aksi ini secara garis besar menginginkan agar penegakan hukum tak boleh berhenti pada orang-orang tertentu.
"Semua orang di Indonesia ini sama di mata hukum. Kalau ada yang melakukan pelanggaran hukum ya harus diperiksa dong," kata Sobri kepada Kricom di Jakarta, Selasa (3/7/2018).
Sobri melanjutkan Indonesia harus menerapkan penegakan hukum yang tegas terhadap siapa pun yang melakukan kesalahan.
"Jangan karena dia orang Islam atau bukan, lalu tak dihukum. Ya jangan gitu dong, semua harus sama," tuturnya.
Humas PA 212, Novel Bamukmin mengatakan, sejumlah petinggi PA 212 direncanakan hadir dalam aksi yang akan dilaksanakan usai salat Jumat itu, di antaranya Ketua Dewan Penasihat PA 212, Amien Rais.
“Insya Allah tokoh Alumni 212 hadir, Amien Rais, KH Sobri Lubis , KH Abdul Rosid Abdullah Syafii, dan KH M. Alkhathath,” ujarnya.
Sementara itu Polda Metro Jaya akan mempersiapkan pengamanan aksi tersebut. Surat izin aksi telah disampaikan ke Polda Metro Jaya.
“Kita sudah terima permohon izinnya. Nanti kami lakukan perencanaan pengamanannya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di kantornya.
0 Response to " "
Posting Komentar