Loading...
Loading...
Pengamat politik Ray Rangkuti menduga belum adanya sosok yang secara terang-terangan maju sebagai capres penantang Joko Widodo salah satunya karena elektabilitas sang petahana yang tinggi. Pasalnya, secara teoretis mengejar Jokowi dalam waktu dekat sangat sulit.
Ray mengatakan, elektabilitas Jokowi kini di atas 50 persen.
"Isu yang baru juga enggak terlalu kenceng. Kan isu yang digoreng cuma utang dan TKA (Tenaga Kerja Asing). Di luar itu isunya enggak bisa dikembangkan lagi," kata Ray kepada Kricom di Jakarta, Senin (2/7/2018).
Ray menilai, isu yang dikembangkan seperti investasi Cina yang diembuskan ternyata justru bermanfaat dan diterima lapisan masyarakat.
"Misalnya soal investasi Cina, ternyata banyak yang setuju dan mau tak mau jika terpilih nanti, capresnya akan melanjutkan investasi Cina," tutur Direktur Lingkar Madani Indonesia ini.
Ray menduga, para penantang kini lebih fokus bersaing di 2024 mendatang karena saat itu Jokowi sudah tak bisa maju lagi.
"Mungkin mereka memikirkan untuk 2024 setelah Pak Jokowi selesai menjabat. Kalau itu yang terjadi maka kepentingan partainya lebih kuat. Mungkin dia gak akan menang, tapi namanya dikenal publik," tutupnya.
Ray mengatakan, elektabilitas Jokowi kini di atas 50 persen.
"Isu yang baru juga enggak terlalu kenceng. Kan isu yang digoreng cuma utang dan TKA (Tenaga Kerja Asing). Di luar itu isunya enggak bisa dikembangkan lagi," kata Ray kepada Kricom di Jakarta, Senin (2/7/2018).
Ray menilai, isu yang dikembangkan seperti investasi Cina yang diembuskan ternyata justru bermanfaat dan diterima lapisan masyarakat.
"Misalnya soal investasi Cina, ternyata banyak yang setuju dan mau tak mau jika terpilih nanti, capresnya akan melanjutkan investasi Cina," tutur Direktur Lingkar Madani Indonesia ini.
Ray menduga, para penantang kini lebih fokus bersaing di 2024 mendatang karena saat itu Jokowi sudah tak bisa maju lagi.
"Mungkin mereka memikirkan untuk 2024 setelah Pak Jokowi selesai menjabat. Kalau itu yang terjadi maka kepentingan partainya lebih kuat. Mungkin dia gak akan menang, tapi namanya dikenal publik," tutupnya.
0 Response to " "
Posting Komentar