Loading...
Loading...
Pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal adanya ketidaknetralan aparat TNI dan Polri dalam pelaksanaan Pemilu justru mencoreng dirinya sendiri.
Pasalnya, ucapan itu bisa diartikan kalau ketidaknetralan itu sudah muncul sejak Presiden ke-6 RI itu memimpin Indonesia selama sepuluh tahun terakhir.
Pengamat Politik Karyono Wibowo mengatakan, gambaran pemerintahan saat ini tak bisa dilepaskan dari kinerja SBY waktu lalu.
"Jadi seperti menepuk air di dulang terpercik muka sendiri,'' kata Karyono kepada Kricom di Jakarta., Minggu (24/6/2018).
Karyono melanjutkan apa yang diucapkan SBY ini seharusnya dilakukan oleh anak buahnya di Demokrat. Jika dia yang mengucapkan, maka bisa seperti menampar wajah sendiri.
"Atau diucapkan partai yang tak pernah menyentuh kekuasaan. Karena bisa diartikan kalau di jaman SBY juga terjadi ketidaknetralan itu,'' sebut pengamat dari Indonesia Public Institute (IPI) ini.
Dia melanjutkan, waktu dan cara SBY memunculkan isu ini juga kurang tepat. "Karena sebentar lagi akan memasuki waktu Pilkada. Bisa saja malah menimbulkan kegaduhan dan perdebatan tak perlu di masyarakat,'' tutup Karyono.
Pasalnya, ucapan itu bisa diartikan kalau ketidaknetralan itu sudah muncul sejak Presiden ke-6 RI itu memimpin Indonesia selama sepuluh tahun terakhir.
Pengamat Politik Karyono Wibowo mengatakan, gambaran pemerintahan saat ini tak bisa dilepaskan dari kinerja SBY waktu lalu.
"Jadi seperti menepuk air di dulang terpercik muka sendiri,'' kata Karyono kepada Kricom di Jakarta., Minggu (24/6/2018).
Karyono melanjutkan apa yang diucapkan SBY ini seharusnya dilakukan oleh anak buahnya di Demokrat. Jika dia yang mengucapkan, maka bisa seperti menampar wajah sendiri.
"Atau diucapkan partai yang tak pernah menyentuh kekuasaan. Karena bisa diartikan kalau di jaman SBY juga terjadi ketidaknetralan itu,'' sebut pengamat dari Indonesia Public Institute (IPI) ini.
Dia melanjutkan, waktu dan cara SBY memunculkan isu ini juga kurang tepat. "Karena sebentar lagi akan memasuki waktu Pilkada. Bisa saja malah menimbulkan kegaduhan dan perdebatan tak perlu di masyarakat,'' tutup Karyono.
0 Response to " "
Posting Komentar