Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Politikus PDIP, Maruarar Sirait mengklaim hampir semua lembaga survei menyatakan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) memuaskan. Ia menampik pernyataan Gerindra yang justru menyebut elektabilitas Jokowi semakin menurun.

"Kepuasan masyarakat pada pemerintahan Jokowi-JK terus mengalami kenaikan, walaupun masih ada perbedaan tingkat kepuasan dengan elektabilitas Jokowi menjelang Pilpres 2019," kata Maruarar saat rilis Indo Barometer, Hotel Atlet Century Park, Jakarta Pusat, Selasa (22/5/2018).

Ia menjelaskan, perbedaan antara kepuasan dan elektabilitas sekitar 15-20 persen, tapi yang harus diyakinkan ke depan supaya publik yang puas dengan kinerja Jokowi akan kembali memilih Jokowi pada Pilpres 2019.

"Rakyat mau memilih karena puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi, sementara yang belum memilih karena masih menggunakan perasaan," ujarnya.

Menurutnya, kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-JK di antaranya mengenai kebijakan membangun dari pinggiran. Karena, kebijakan pemerintah yang mengalokasikan dana desa hingga Rp 60 triliun setahun membuat pembangunan di pedesaan semakin menggeliat.

"Kebijakan yang menarik dalam Nawacita adalah anggaran desa. Tidak ada presiden yang bisa mengucurkan Rp 60 triliun setahun untuk desa. Pak Jokowi mampu melakukan itu dan disambut baik oleh rakyat di desa-desa," jelasnya.

Ia mengatakan tidak ada visi misi sebuah pemerintahan yang terlaksana secara sempurna, karena sebagai negara demokrasi sangat wajar apabila janji-janji pemerintah itu ditagih oleh masyarakat.

"Saya sebagai pendukung Pak Jokowi, kalau ada visi misi yang belum tercapai harus kita akui dan kami sampaikan ke publik apa kendalanya. Itu saya kira yang paling fair. Saya kira rakyat kita sudah cukup cerdas," tandasnya.

0 Response to " "

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1