Loading...
Loading...
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menganggap sikap Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang kerap melontarkan kritik terhadap Joko Widodo adalah hal yang biasa, meskipun dirinya secara struktur adalah anak buah Presiden.
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai, selama ini banyak orang yang salah menafsirkan posisi Sandi.
''Mungkin saat mengkritik itu Sandi bukan sebagai Wagub, tapi Wakil Ketua Dewan Pembina (Gerindra)," kata Mardani di Kantor Indikator Politik, Jalan Cikini V, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/5/2018).
Menurut Mardani, apa yang dilakukan oleh politikus Gerindra itu bukanlah masalah besar.
"Kalau itu enggak apa-apa. Asal posisinya jelas, sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra. Boleh saja," tutup Mardani.
Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno dituduh kerap lupa posisi bahwa dirinya secara struktur ada di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Pasalnya, sudah beberapa kali dia melontarkan kritikan pedas dan meminta agar Jokowi segera diganti.
Pengamat politik Ray Rangkuti menilai, agak aneh jika Wagub meminta Presidennya diganti.
"Secara politik tak boleh karena (wakil) gubernur secara struktur kenegaraan berada di bawah Presiden," kata Ray.
Ray melanjutkan, Sandi harusnya fokus pada satu hal.
"Terserah dia mau fokus jadi Wagub apa di Parpol," katanya.
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai, selama ini banyak orang yang salah menafsirkan posisi Sandi.
''Mungkin saat mengkritik itu Sandi bukan sebagai Wagub, tapi Wakil Ketua Dewan Pembina (Gerindra)," kata Mardani di Kantor Indikator Politik, Jalan Cikini V, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/5/2018).
Menurut Mardani, apa yang dilakukan oleh politikus Gerindra itu bukanlah masalah besar.
"Kalau itu enggak apa-apa. Asal posisinya jelas, sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra. Boleh saja," tutup Mardani.
Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno dituduh kerap lupa posisi bahwa dirinya secara struktur ada di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Pasalnya, sudah beberapa kali dia melontarkan kritikan pedas dan meminta agar Jokowi segera diganti.
Pengamat politik Ray Rangkuti menilai, agak aneh jika Wagub meminta Presidennya diganti.
"Secara politik tak boleh karena (wakil) gubernur secara struktur kenegaraan berada di bawah Presiden," kata Ray.
Ray melanjutkan, Sandi harusnya fokus pada satu hal.
"Terserah dia mau fokus jadi Wagub apa di Parpol," katanya.
0 Response to " "
Posting Komentar