Loading...
Loading...
Lembaga Indobarometer merilis survei bertajuk 'Evaluasi 20 Tahun Reformasi'. Berbagai hal disurvei guna mengetahui tingkat kepuasan masyarakat pasca bergulirnya reformasi.
Direktur Eksekutif Indobarometer Muhammad Qodari menyebut, mayoritas publik merasa puas pascareformasi di Indonesia.
"Berdasarkan hasil survei ya, mayoritas publik merasa puas pasca bergulirnya reformasi," kata dia di Jakarta, Minggu (20/5/2018).
Tercatat sebanyak 58,5 persen publik merasa puas dengan reformasi. Sementara publik yang merasa kurang puas dengan reformasi sebanyak 31,3 persen.
"Sisanya, sebanyak 10,2 persen publik tidak tahu atau tidak jawab," ungkap dia.
Tingkat kepuasan ini berjalan seirama dengan perkembangan kemajuan negara pasca reformasi. Berdasarkan hasil survei, sebanyak 56,1 persen publik menyatakan Indonesia mengalami kemajuan sejak tahun 1998.
"Sebanyak 19,4 persen menyatakan tidak ada kemajuan. Dan yang menyatakan mengalami kemunduran 10,7 persen, Tidak tahu atau tidak jawab sebanyak 13.9%," ucapnya.
Survei ini dilakukan sejak 15 sampai 22 April 2018. Jumlah sampel sebanyak 1.200 responden dengan margin of error sebesar 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Direktur Eksekutif Indobarometer Muhammad Qodari menyebut, mayoritas publik merasa puas pascareformasi di Indonesia.
"Berdasarkan hasil survei ya, mayoritas publik merasa puas pasca bergulirnya reformasi," kata dia di Jakarta, Minggu (20/5/2018).
Tercatat sebanyak 58,5 persen publik merasa puas dengan reformasi. Sementara publik yang merasa kurang puas dengan reformasi sebanyak 31,3 persen.
"Sisanya, sebanyak 10,2 persen publik tidak tahu atau tidak jawab," ungkap dia.
Tingkat kepuasan ini berjalan seirama dengan perkembangan kemajuan negara pasca reformasi. Berdasarkan hasil survei, sebanyak 56,1 persen publik menyatakan Indonesia mengalami kemajuan sejak tahun 1998.
"Sebanyak 19,4 persen menyatakan tidak ada kemajuan. Dan yang menyatakan mengalami kemunduran 10,7 persen, Tidak tahu atau tidak jawab sebanyak 13.9%," ucapnya.
Survei ini dilakukan sejak 15 sampai 22 April 2018. Jumlah sampel sebanyak 1.200 responden dengan margin of error sebesar 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
0 Response to " "
Posting Komentar