Loading...
Loading...
Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari memaparkan hasil surveinya terkait kinerja Presiden Joko Widodo (). Dalam temuannya, secara umum tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Joko Widodo sebagai Presiden sebesar 68,6 persen.
Sementara yang menyatakan kurang puas sebanyak 29,4 persen dan tidak menjawab atau mengaku tidak tahu hanya sebesar 1,9 persen saja. Olehnya, mayoritas dari mereka ingin Jokowi kembali terpilih di Pilpres 2019 nanti atau melanjutkan kepemimpinan dua periode.
"Sebanyak 55,5 persen publik menginginkan Joko Widodo k3mbali.menjado presiden RI untuk periode 2019-2024. Sedangkan masyarakat yang tidak menginginkan kembali 30,2 persen," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari di Kawasan Senayan Jakarta Pusat, Selasa (22/5).
Namun demikian, masih ada sebanyak 14,3 persen yang mengaku tidak tahu atau tidak menjawab.
Adapun alasan publik menginginkan Jokowi kembali terpilih antara lain, terbuktinya kinerja sebanyak 26,3 persen, pembangunan meningkat 21,5 persen, dekat dengan rakyat 11,4 persen.
Selanjutnya, publik beralasan Jokowi berkinerja bagus 10,3 persen, bantuan bagi masyarakat .isiin 6,2 persen, m3lanjytkan program kerja 5,1 persen. Semangat perhatian terhadap rakyat kecil 4,2 persen, belum ada p3mgganti yang lebih baik sebesar 2,2 persen dan sisanya dibawah 2 persen.
"Alasan publik menginginkan kembali Joko widodo menjabat presiden RI Periode 2019-2024 karena terbukti, kinerjanya, dekat dengan rakyat dan kinerja bagus," ucap Qodari.
Responden yang tidak ingin Jokowi kembali terpilih dengan alasan karena perekonomian masih labil, korupsi masih banyak, ingin pemimpin baru, kurang berwibawa, dan tidak tegas.
"Responden yang mengaku puas dengan kinerja Jokowi kembali menjadi presiden untuk periode kedua. Sementara responden yang tidak puas mayoritas memilih Prabowo Subianto," jelasnya.
Survei dilakukan di seluruh Provinsi di Indonesia yang meliputi 34 Provinsi.
Jumlah sampel pada survei ini sebanyak 1200 responden, dengan margin of error sebesar i 2.83%, pada tingkat kepercayaan 95%.
Responden survei adalah warga negara Indonesia yang sudah mempunyal hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaltu warga yang minimal berusia 17 tahun atau Iebih, atau sudah menikah pada saat survei dilakukan.
Metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling. Waktu pengumpulan data pada tanggal 15 22 April 2018.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesnoner.[]
Sementara yang menyatakan kurang puas sebanyak 29,4 persen dan tidak menjawab atau mengaku tidak tahu hanya sebesar 1,9 persen saja. Olehnya, mayoritas dari mereka ingin Jokowi kembali terpilih di Pilpres 2019 nanti atau melanjutkan kepemimpinan dua periode.
"Sebanyak 55,5 persen publik menginginkan Joko Widodo k3mbali.menjado presiden RI untuk periode 2019-2024. Sedangkan masyarakat yang tidak menginginkan kembali 30,2 persen," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari di Kawasan Senayan Jakarta Pusat, Selasa (22/5).
Namun demikian, masih ada sebanyak 14,3 persen yang mengaku tidak tahu atau tidak menjawab.
Adapun alasan publik menginginkan Jokowi kembali terpilih antara lain, terbuktinya kinerja sebanyak 26,3 persen, pembangunan meningkat 21,5 persen, dekat dengan rakyat 11,4 persen.
Selanjutnya, publik beralasan Jokowi berkinerja bagus 10,3 persen, bantuan bagi masyarakat .isiin 6,2 persen, m3lanjytkan program kerja 5,1 persen. Semangat perhatian terhadap rakyat kecil 4,2 persen, belum ada p3mgganti yang lebih baik sebesar 2,2 persen dan sisanya dibawah 2 persen.
"Alasan publik menginginkan kembali Joko widodo menjabat presiden RI Periode 2019-2024 karena terbukti, kinerjanya, dekat dengan rakyat dan kinerja bagus," ucap Qodari.
Responden yang tidak ingin Jokowi kembali terpilih dengan alasan karena perekonomian masih labil, korupsi masih banyak, ingin pemimpin baru, kurang berwibawa, dan tidak tegas.
"Responden yang mengaku puas dengan kinerja Jokowi kembali menjadi presiden untuk periode kedua. Sementara responden yang tidak puas mayoritas memilih Prabowo Subianto," jelasnya.
Survei dilakukan di seluruh Provinsi di Indonesia yang meliputi 34 Provinsi.
Jumlah sampel pada survei ini sebanyak 1200 responden, dengan margin of error sebesar i 2.83%, pada tingkat kepercayaan 95%.
Responden survei adalah warga negara Indonesia yang sudah mempunyal hak pilih berdasarkan peraturan yang berlaku, yaltu warga yang minimal berusia 17 tahun atau Iebih, atau sudah menikah pada saat survei dilakukan.
Metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling. Waktu pengumpulan data pada tanggal 15 22 April 2018.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesnoner.[]
0 Response to " "
Posting Komentar