Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Wakil Ketua Umum PAN Taufik Kurniawan mengklarifikasi pernyataan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang menyarankan agar para ustazah menyisipkan unsur politik ketika berceramah di Masjid.

Taufik menjelaskan, sebaiknya para tokoh agama diberi ruang untuk menyampaikan tausiyah soal politik. Hal itu, kata dia, harus berlaku di agama mana pun. 

"Tokoh masyarakat, tokoh agama, biarlah diberi kewenangan. Dia memiliki ruang tersendiri untuk dia menyampaikan sesuatu kepada umatnya. Jangan hanya masjid melulu," kata Taufik di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/4).

Taufik mengaku, ia memiliki data tentang seorang menteri yang pernah menjadi pembicara di sebuah gereja. Namun, hingga saat ini hal itu tak pernah diperdebatkan. Oleh karena itu, ia meminta agar, hal yang sama juga boleh terjadi di masjid dan di tempat ibadah lainnya

"Saya punya data, punya gambaran, bahwa dulu seorang menteri menjadi pembicara di suatu gereja, itu juga enggak diapa-apain. Jadi harus fairlah semuanya," ujarnya.
Dia juga mengatakan, selain sebagai tempat ibadah, masjid juga merupakan tempat untuk memberi pengetahuan melalui tausiyah. Sehingga, semestinya, pengetahuan politik juga boleh disampaikan lewat masjid. 

"Masjid itu tempat ibadah dan boleh siapa pun di situ untuk memberikan tausiah politik. Seperti halnya pada saat salah seorang menteri memberi pandangan politik di gereja," lanjutnya.

Apa yang disampaikan Amien, menurut Taufik semestinya tak menjadi persoalan. Namun, agar tak terjadi salah paham, sebaiknya perlu dibuat aturan soal penyampaian informasi politik di berbagai rumah ibadah.

"Enggak usah Pak Amien, yang lain gimana? Pada saat menyampaikan pembicaraan secara politis di gereja dan rumah ibadah, agama yang lain itu juga harus diatur," pungkasnya.

0 Response to " "

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1