Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah mengatakan kepemimpinan Presiden Jokowi tidak dapat mengobati luka umat Islam meski sudah seringkali berusaha.

Hal itu ia ungkapkan melalui akun twitter pribadinya, @Fahrihamzah, Minggu (29/4/2018).

"Kepemimpinan pak @jokowi tidak bisa mengobati luka Ummat Islam, meski nampak sekali berusaha.

Karena beliau tidak paham luka Ummat Islam yang ia timbulkan kemarin2. Maka luka terus menganga.

Ini bukan soal 212 tetapi sesuatu yang mengalir dalam rasa. #LukaUmmat"

"Kepemimpinan memerlukan narasi. Sebuah bangsa tanpa narasi tinggal tunggu waktu tenggelam.

Itulah yang mencemaskan dari kepemimpinan sekarang.

Nggak pernah menjelaskan kita mau ke mana.

Sibuk kerja bagi sepeda dan kerja yang harusnya kerjaan lurah dan pemborong. #LukaBangsa"

Dikabarkan sebelumnya, terdapat foto yang viral yang menggambarkan pertemuan Jokowi dengan Persaudaraan Alumni 212 di salah satu masjid Bogor, Selasa (24/4/2018).

Di foto yang kini tengah menjadi viral tersebut, Jokowi didampingi 6 orang Alumni 212.

Di antara yang menemani Jokowi adalah Juru Bicara FPI sekaligus Ketua Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif, Ketua Umum FPI Ahmad Sobri Lubis, Ketua Umum (Ketum) Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Usamah Hisyam, dan Anggota Dewan Pembina GNPF Yusuf Marta.

Namun, menurut Dewan Penasehat Ikatan Persaudaraan Alumni (PA) 212 Eggi Sudjana mengatakan pertemuan tersebut bersifat rahasia.

Dirinya lantas menuduh jika pertemuan tersebut dibongkar oleh pihak Istana.

Politikus PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari sendiri menilai sebagian dari PA 212 sudah paham soal sosok Jokowi yang bekerja dengan baik.

Pihaknya mengatakan jika posisi PA 212 sebagian sudah sadar dan merapat ke Jokowi.

Menurut Eva, sejak awal semua orang, termasuk Rizieq, sudah mengakui Jokowi. Sebab sang presiden terpilih berdasar hasil proses demokrasi yang akuntabel.

0 Response to " "

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1