Loading...
Loading...

Sumber : Akurat.com

Loading...
Loading...
Seorang Sastrawan Indonesia Goenawan Mohamad (GM), dalam akun Twitternya beberapa jam lalu mengunggah dan membuat keterangan pertandingan ukuran dada, tak punya lagi cara mengukur mutu pemimpin.
Diketahui Sebelumnya, Goenawan mengunggah foto yang tertulis “Prabowo-Putin Gagahan Mana?” dengan keterangan “saya sarankan Fadlizon tak usah menjawab”.
Namun, ternyata Fadli Zon membalas dengan mengatakan “Dua-duanya masih fit dan gagah, saya gak tahu kalau @jokowi. Perlu dicoba jugaperlihatkan dadanya.”

 Unggahan Twitter Goenawan lagi-lagi menarik untuk dibicarakan.


“Menarik ide ini: pertandingan ukuran dada untuk Capres. Rupanya ada yang sudah tak punya lagi cara mengukur mutu pemimpin..” ucap goenawan.



Menarik ide ini: pertandingan ukuran dada untuk Capres. Rupanya ada yg sudah tak punya lagi cara mengukur mutu pemimpin..

Hal ini mendapat tanggapan beragam warganet yang melihat.
“Jokowi memang tidak kekar tp belio mampu mencetak anak yg kekar tidak melambai kaya anaknya belio designer terkenal tp LGBT.” Ungkap akun @sitikomariah11.
“Kasihan sekali Prabowo disuruh kontes dada. Mo pilpres apa konser dagelan ?” Ujar akun @ESuhardiman4.
“Apapun bahasan kita2, toh tok 2 cuma digiring parpol nyapres, yaitu jokowi, prabowo. Akhirnya kita akan terbiasa dengan ungkapan milih yang terbaik dari yang jelek. Efek saling bully.” Ucap akun @yoenkpinem.
“Ada yg buka dada dibully. Ditantangin buka2an dada, eh ngeles. Trus mau ukur mutu pemimpin dari mana? Dari otak dulu aja, buka2an otak alias adu gagasan untuk Indonesia lebih baik.” Kata akun @arulmandiri 

Sumber : Akurat.com

0 Response to "Sumber : Akurat.com"

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1