Loading...
Loading...
Pendaftaran Pemilihan Presiden 2019 tinggal beberapa bulan lagi, namun hingga kini elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih saja kecil.
Pengamat Politik Arbi Sanit menilai jatuhnya elektabilitas Prabowo lantaran sikapnya yang peragu. Pasalnya dia belum mengambil kepastian untuk maju atau tidak dalam pemilu lima tahunan.
"Orang bingung mau pilih (Prabowo) atau enggak. Kan Prabowo tak menyatakan maju, hanya menyatakan secara kabur saja bahwa siap menjalankan mandat Gerindra untuk jadi Capres, cuman segitu aja," kata Arbi kepada Kricom di Jakarta, Senin (30/4/2018).
Gara-gara itu, publik jadi bertanya-tanya siapa politikus lain yang menjadi lawan Jokowi.
"Siapa orang yang mau menang sekarang lawan Jokowi? Enggak ada. (Prabowo) enggak pernah ada pernyataan 'saya jadi capres'," ujarnya.
Menurutnya, pemilih juga butuh ketegasan dari calon pemimpinnya. Andaikan Prabowo tak ragu-ragu, mungkin saja elektabilitas dia bisa menyamakan Jokowi.
"Masak orang mau milih yang tak jelas maksud dan maunya. Siapa yang dukung Prabowo?. Tapi kan dia udah ketinggalan kereta. Ngejarnya susah dan berat," tutupnya.
Pengamat Politik Arbi Sanit menilai jatuhnya elektabilitas Prabowo lantaran sikapnya yang peragu. Pasalnya dia belum mengambil kepastian untuk maju atau tidak dalam pemilu lima tahunan.
"Orang bingung mau pilih (Prabowo) atau enggak. Kan Prabowo tak menyatakan maju, hanya menyatakan secara kabur saja bahwa siap menjalankan mandat Gerindra untuk jadi Capres, cuman segitu aja," kata Arbi kepada Kricom di Jakarta, Senin (30/4/2018).
Gara-gara itu, publik jadi bertanya-tanya siapa politikus lain yang menjadi lawan Jokowi.
"Siapa orang yang mau menang sekarang lawan Jokowi? Enggak ada. (Prabowo) enggak pernah ada pernyataan 'saya jadi capres'," ujarnya.
Menurutnya, pemilih juga butuh ketegasan dari calon pemimpinnya. Andaikan Prabowo tak ragu-ragu, mungkin saja elektabilitas dia bisa menyamakan Jokowi.
"Masak orang mau milih yang tak jelas maksud dan maunya. Siapa yang dukung Prabowo?. Tapi kan dia udah ketinggalan kereta. Ngejarnya susah dan berat," tutupnya.
0 Response to " "
Posting Komentar