Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
KRICOM - Politikus Ruhut Sitompul menduga, pernyataan Capres Prabowo Subianto soal strategi mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari Zulkifli Hasan tak lepas dari urusan isu SARA dan penyebaran kebencian. Hal ini terjadi saat Pilkada DKI lalu.

Ruhut mengatakan, hal itu bukan merupakan strategi.

"Itu semua orang juga bisa. Kan pernah ada isu orang (pendukung Ahok) tak boleh dimandikan saat meninggal, lalu ada isu 'Jakarta bakal terbakar kalau kami kalah' itu kan teror semua. Bukan strategi," kata Ruhut kepada Kricom di Jakarta, Selasa (18/9/2018).

"Aku bacanya ketawa aja, termehek-mehek," ucapnya seraya terkekeh.

Ruhut menduga, cara seperti itu hanya instan belaka untuk mengalahkan Ahok.

"Sekarang kalau tanding ulang Ahok sama Anies, kalah itu Anies karena sudah terlihat hasilnya sekarang," tambah mantan politikus Demokrat ini.

Ruhut yakin, mayoritas rakyat sudah tahu kinerja Ahok dulu selama menjabat di DKI.

"Namun mereka fitnahlah, dengan SARA, teror, dan ujaran kebencian," sebut Ruhut.

Selain itu, ada pula demo-demo besar untuk menjatuhkan Ahok berkedok aksi bela Islam.

"Lihat aja (Zulhas) besannya Amien Rais. Kan setali tiga uang tuh mereka," pungkasnya.

0 Response to " "

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1