Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
KRICOM - Persaudaraan Alumni 212 menyebut masuknya Erick Thohir sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf berdampak buruk bagi pemberitaan media massa ke depannya. Pasalnya, di sana sudah ada beberapa tokoh media yang bergabung.

Juru Bicara PA 211 Habib Novel Barmukmin menduga, masuknya beberapa nama seperti Harry Tanoesoedibjo hingga Surya Paloh semata-mata karena mereka tersandera kasus.

"Kami rasakan baru satu saja Harry Tanoe yang tersandera kasus korupsi pajak, menjadi tersandera Jokowi. Karena memang di sana banyak tersandaera kasus korupsi seperti Ma'ruf Amin terlibat kasus investasi bodong," kata Novel kepada Kricom di Jakarta, Kamis (13/9/2018).

Lalu ada pula Tuan Guru Bajang (TGB) yang kerap disangkutpautkan dengan kasus dugaan korupsi di KPK.

Novel melanjutkan, Erick semata -mata gabung dengan Jokowi karena dia juga kerap dihubungkan dengan kasus dugaan korupsi di Asian Games 2018. Perkara ini sendiri ditangani Polda Metro Jaya.

"Jadi tersandera juga," papar Novel.

Namun, sebagai pendukung Prabowo Subianto, Novel bersyukur karena bos-bos media itu tak mendukung Prabowo -Sandi.

"Jangan sampai orang menduga ada yang tersangkut korupsi ada di kami. Mereka hanya ingin cari aman dan masyarakat dibuat melek. Jadi mereka jangan ada di kita," tutupnya.

0 Response to " "

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1