Loading...
Loading...
KRICOM - Masih ingat kasus pembunuhan seorang PNS Stabat bernama Muhammad Yusuf pada akhir pekan lalu? Kini kasusnya sudah diungkap oleh Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan.
Pelakunya tak lain adalah istrinya sendiri bernama Chory Kumalia alias Dewi (25) yang tinggal di Dusun XI Ulu Brayun, Desa Ara Condong, Kecamatan Langkat. Dewi tak sendiri. Ia menghabisi suaminya dibantu oleh Ganda Winata alias Gandrung (sahabat Dewi).
Aksi pembunuhan dilatarbelakangi lantaran korban tak pernah memberikan gaji pada Dewi. Akibatnya, Dewi sakit hati dan menceritakan masalah rumah tangganya pada Ganda Winata alias Gandrung.
Setelah curhat pada Ganda, Dewi pun merencanakan untuk membunuh suaminya sendiri. Strategi pun dimulai saat Dewi berada di rumah Ganda di Jalan Bersama, Kabupaten Langkat.
Ganda menyuruh Dewi untuk merental mobil BK 1191 AE. Dewi pun mengajak suaminya pergi ke Aceh dengan alasan ada saudaranya yang menikah. Korban pun setuju dengan ajakan istrinya. Sedangkan Ganda saat itu berperan sebagai sopir mobil BK 1191 AE.
Namun ketika dalam perjalanan tepatnya di Jalan Bahorok, Kabupaten Langkat, Ganda menghentikan mobil dengan alasan pura-pura mogok. Sementara korban tertidur pulas dalam mobil. Saat itulah Ganda mencekik korban hingga lemas. Belum sampai di situ, Ganda pun memukuli korban hingga tewas.
Setelah memastikan tewas, Ganda beserta Dewi membuang korban di belakang pondok persinggahan Jalan Djamin Ginting, Dusun 1, Desa Sibolangit, Kecamatan Deliserdang, tepatnya pada Minggu (16/9/2018).
Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto dalam keterangan persnya, mengatakan motifnya karena istri sakit hati pada korban lantaran tak dikasih uang bulanan.
"Motifnya memang tersangka Dewi sakit hati pada suaminya karena enggak pernah dikasih uang belanan. Otak pembunuhan adalah Dewi dan eksekutornya Ganda yang saat ini masih kami kejar," ungkap Dadang didampingi Kasat Reserse Kriminal Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira, Rabu (19/9/2018).
Seperti diberitakan sebelumnya, Muhammad Yusuf ditemukan tewas tak bernyawa lagi di belakang pondok persinggahan Jalan Djamin Ginting, Dusun 1, Desa Sibolangit, Kecamatan Deliserdang, tepatnya pada Minggu (16/9/2018).
Pelakunya tak lain adalah istrinya sendiri bernama Chory Kumalia alias Dewi (25) yang tinggal di Dusun XI Ulu Brayun, Desa Ara Condong, Kecamatan Langkat. Dewi tak sendiri. Ia menghabisi suaminya dibantu oleh Ganda Winata alias Gandrung (sahabat Dewi).
Aksi pembunuhan dilatarbelakangi lantaran korban tak pernah memberikan gaji pada Dewi. Akibatnya, Dewi sakit hati dan menceritakan masalah rumah tangganya pada Ganda Winata alias Gandrung.
Setelah curhat pada Ganda, Dewi pun merencanakan untuk membunuh suaminya sendiri. Strategi pun dimulai saat Dewi berada di rumah Ganda di Jalan Bersama, Kabupaten Langkat.
Ganda menyuruh Dewi untuk merental mobil BK 1191 AE. Dewi pun mengajak suaminya pergi ke Aceh dengan alasan ada saudaranya yang menikah. Korban pun setuju dengan ajakan istrinya. Sedangkan Ganda saat itu berperan sebagai sopir mobil BK 1191 AE.
Namun ketika dalam perjalanan tepatnya di Jalan Bahorok, Kabupaten Langkat, Ganda menghentikan mobil dengan alasan pura-pura mogok. Sementara korban tertidur pulas dalam mobil. Saat itulah Ganda mencekik korban hingga lemas. Belum sampai di situ, Ganda pun memukuli korban hingga tewas.
Setelah memastikan tewas, Ganda beserta Dewi membuang korban di belakang pondok persinggahan Jalan Djamin Ginting, Dusun 1, Desa Sibolangit, Kecamatan Deliserdang, tepatnya pada Minggu (16/9/2018).
Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto dalam keterangan persnya, mengatakan motifnya karena istri sakit hati pada korban lantaran tak dikasih uang bulanan.
"Motifnya memang tersangka Dewi sakit hati pada suaminya karena enggak pernah dikasih uang belanan. Otak pembunuhan adalah Dewi dan eksekutornya Ganda yang saat ini masih kami kejar," ungkap Dadang didampingi Kasat Reserse Kriminal Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira, Rabu (19/9/2018).
Seperti diberitakan sebelumnya, Muhammad Yusuf ditemukan tewas tak bernyawa lagi di belakang pondok persinggahan Jalan Djamin Ginting, Dusun 1, Desa Sibolangit, Kecamatan Deliserdang, tepatnya pada Minggu (16/9/2018).
0 Response to " "
Posting Komentar