Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
KRICOM - Kabar soal ditunjuknya Rahayu Saraswati Djojohadikusumo sebagai calon Wakil Gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno dianggap sebagai keputusan tepat yang dibuat oleh Partai Gerindra.

Hal tersebut juga didukung oleh Aktivis Progress 98, Faizal Assegaf. Menurutnya, posisi DKI 2 seharusnya memang diisi oleh kader Partai Gerindra. Ia pun merasa aneh apabila PKS menolak Saraswati dan ngotot untuk menempatkan kadernya sebagai pengganti Sandiaga.

"Kelihatan banget PKS rakus jabatan, padahal sudah jelas posisi Wagub adalah jatah Gerindra. Tahu dirilah, jangan serakah," sebut Faizal dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (26/8/2018).

Faizal juga menganggap Ibu Kota DKI Jakarta saat ini membutuhkan sosok pemimpin perempuan untuk menciptakan suasana sejuk di tengah panasnya iklim politik.

"Mayoritas politisi PKS dan loyalisnya jelas legawa bila posisi Wagub DKI diisi kader Gerindra sekaligus keponakan pak Prabowo Subianto, yakni Rahayu Saraswati Djojohadikusumo," kata Faizal.

Faizal melanjutkan, jika Wagub DKI seorang perempuan, maka citra pemerintahan juga akan baik.

"Siapa tahu kehadiran sosok tersebut dapat membuat situasi Jakarta makin ramah, sejuk dan nyaman. Semoga saja," ucap dia.

0 Response to " "

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1