Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
KRICOM - Isu SARA dan ujaran kebencian sepertinya bakal marak saat gelaran Pilpres 2019 mendatang. Apalagi belakangan Bacapres Prabowo Subianto mengucapkan terima kasih kepada Zulkifli Hasan karena sudah memberikan cara menjatuhkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Diketahui, Ahok sendiri saat itu kalah karena diserang isu SARA.

Politikus Ruhut Sitompul menilai, cara yang diduga bakal dilakukan Prabowo kepada Jokowi sepertinya tak akan berpengaruh.

"Udah enggak laku lagi. Kan kita bayangin aja, Ijtima pertama disodorkan dua kiai mereka enggak pakai. Sementara kami langsung pilih Ketua MUI Pak KH Ma'ruf Amin," kata Ruhut kepada Kricom di Jakarta, Selasa (18/9/2018).

Ruhut melanjutkan, rakyat sudah jelas tahu mana yang buruk dan tidak. "Kami enggak khawatirlah," sebut mantan politikus Demokrat ini.

Ruhut bahkan menyebut, cara seperti ini malah akan mempermalukan mereka sendiri.

"Itu justru akan mempermalukan mereka sendiri. Apalagi rakyat DKI kan marah, apa yang dikerjakan sama Anies sekarang," terangnya.

"Udah itu Sandi bilang bakal lima tahun memimpin Jakarta, nyatanya baru berapa bulan udah lari," tutur Ruhut.

Apalagi, isu mahar politik sebesar Rp 500 miliar diduga dari Sandiaga ke PAN dan PKS sama sekali tak dibantah.

"Mereka diam dan senyum saja. Laporkan dong Andi Arief ke polisi," tutupnya.

0 Response to " "

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1