Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
KRICOM - Calon Presiden Joko Widodo mengungkapkan jika acara doa bersama untuk Donggala merupakan agenda dadakan yang dilakukannya di Solo, Jawa Tengah. Pasalnya, berstatus sebagai capres, Jokowi yang saat ini juga masih menjabat sebagai RI satu itu sejatinya bakal menghadiri undangan untuk acara jalan sehat bersama warga kampungnya itu.

Hal itu ia ungkapkan saat memberikan sambutan di acara yang digelar di Stadion Sriwedari, Solo hari ini.

"Kemarin saya sampaikan agar (jalan sehat) dibatalkan. Kenapa dibatalkan? Karena saudara kita di Palu, Donggala, Sigi, baru berduka cita karena gempa dan tsunami," kata Jokowi, Minggu (30/9/2018).

Atas dasar itulah pihaknya meminta kepada panitia acara untuk membatalkan agenda tersebut dan mengganti dengan doa bersama untuk mendoakan ratusan warga yang menjadi korban di gempa berkekuatan 7,7 skala richter yang mengguncang Jumat kemarin.

Dalam doa bersama itu, Jokowi pun meminta kepada masyarakat yang hadir untuk turut mendoakan para korban.

"Marilah kita berdoa, agar saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Palu, Donggala, Sigi, dan sekitarnya diberi kesabaran, diberi ketabahan dalam menjalani cobaan ini," jelasnya.

Nantinya, usai acara yang berlangsung di kampung halamannya itu, mantan Walikota Solo itu akan langsung bertolak ke Sulawesi Utara untuk meninjau langsung lokasi gempa dan tsunami untuk memastikan kondisi dan bantuan yang diberikan pemerintah tersalurkan dengan baik.

"Setelah ini saya akan terbang ke Palu untuk melihat langsung kondisi yang ada di sana," tandasnya.

Sebelum meninggalkan lokasi, Jokowi sempat menyalami para tokoh agama yang hadir dan warga yang meminta swafoto. 15 menit berlalu, Presiden pun langsung bertolak dari lokasi untuk menuju Palu.

0 Response to " "

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1