Loading...
Loading...
Jurnalis Najwa Shihab menolak menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin. PDIP menghormati pilihan Najwa itu.
"Jokowi adalah kita. Makin banyak yang gabung akan makin bagus. Tapi pilihan Najwa kita hormati," kata Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan DPP PDIP, Eva Kusuma Sundari, Jumat (7/9/2018).
Eva tak kecewa dengan penolakan Najwa yang masih ingin fokus di dunia jurnalistik. Dia mengatakan peran Najwa sebagai pilar demokrasi bisa disalurkan lewat kontribusinya di industri media.
"Dia akan tetap bisa membantu dengan berperan sebagai pilar demokrasi, media," sebutnya.
Sebelumnya, Najwa Shihab sempat disebut-sebut sebagai kandidat ketua timses Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Najwa mengakui ada tawaran untuk mengisi posisi itu.
Namun kepada semua pihak yang memberikan tawaran, Najwa memberi jawaban yang sama. Dia menegaskan belum ingin terjun ke politik.
"Kepada semua pihak, jawabnya selalu sama: saya belum ingin terjun ke dunia politik. Masih tetap di dunia jurnalistik dan sedang fokus membesarkan Narasi TV," ujarnya.
"Jokowi adalah kita. Makin banyak yang gabung akan makin bagus. Tapi pilihan Najwa kita hormati," kata Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan DPP PDIP, Eva Kusuma Sundari, Jumat (7/9/2018).
Eva tak kecewa dengan penolakan Najwa yang masih ingin fokus di dunia jurnalistik. Dia mengatakan peran Najwa sebagai pilar demokrasi bisa disalurkan lewat kontribusinya di industri media.
"Dia akan tetap bisa membantu dengan berperan sebagai pilar demokrasi, media," sebutnya.
Sebelumnya, Najwa Shihab sempat disebut-sebut sebagai kandidat ketua timses Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Najwa mengakui ada tawaran untuk mengisi posisi itu.
Namun kepada semua pihak yang memberikan tawaran, Najwa memberi jawaban yang sama. Dia menegaskan belum ingin terjun ke politik.
"Kepada semua pihak, jawabnya selalu sama: saya belum ingin terjun ke dunia politik. Masih tetap di dunia jurnalistik dan sedang fokus membesarkan Narasi TV," ujarnya.
0 Response to " "
Posting Komentar