Loading...
Loading...
JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menanggapi batalnya acara diskusi Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) yang mengundang aktvis Ratna Sarumpaet.
Fadli memberikan dukungan kepada Ratna sehubungan dengan dibatalkannya acara diskusi di Batam secara sepihak.
Fadli meminta Ratna berjuang untuk kebebasan berpendapat.
"Jangan takut mbak, terus berjuang untuk suarakan kebebasan berpendapat. Mereka yang tak siap beda pendapat, takut pada kenyataan penderitaan rakyat," ujar Fadli membalas cuitan Ratna, Minggu (16/9).
Acara diskusi GSI rencananya akan digelar siang ini di Batam. Namun, Ratna mengatakan bahwa pihak kepolisian membatalkan acara tersebut secara sepihak.
"Polisi batalkan tempat gelar diskusi secara sepihak. Diskusi silaturahmi tukar pikiran, demokrasi paling dasar dan sederhana," ujar Ratna seperti dikutip Jitunews dari akun Twitternya, pada Minggu (16/9).
Ratna mengatakan, GSI Batam menyebut acara diskusi tidak dapat digelar karena tiga tempat yang dijadikan tempat pelaksanaan mundur.
Bahkan kelompok-kelompok pendukung juga mundur.
Meski demikian, Ratna tetap akan pergi ke Batam untuk bertemu dengan GSI dan KSPI.
"Yang sisa GSI dan KSPI. Untuk mereka aku akan tetap ke Batam, memeluk hak demokrasiku yang sedang terus mereka lukai," kata Ratna.
Fadli memberikan dukungan kepada Ratna sehubungan dengan dibatalkannya acara diskusi di Batam secara sepihak.
Fadli meminta Ratna berjuang untuk kebebasan berpendapat.
"Jangan takut mbak, terus berjuang untuk suarakan kebebasan berpendapat. Mereka yang tak siap beda pendapat, takut pada kenyataan penderitaan rakyat," ujar Fadli membalas cuitan Ratna, Minggu (16/9).
Acara diskusi GSI rencananya akan digelar siang ini di Batam. Namun, Ratna mengatakan bahwa pihak kepolisian membatalkan acara tersebut secara sepihak.
"Polisi batalkan tempat gelar diskusi secara sepihak. Diskusi silaturahmi tukar pikiran, demokrasi paling dasar dan sederhana," ujar Ratna seperti dikutip Jitunews dari akun Twitternya, pada Minggu (16/9).
Ratna mengatakan, GSI Batam menyebut acara diskusi tidak dapat digelar karena tiga tempat yang dijadikan tempat pelaksanaan mundur.
Bahkan kelompok-kelompok pendukung juga mundur.
Meski demikian, Ratna tetap akan pergi ke Batam untuk bertemu dengan GSI dan KSPI.
"Yang sisa GSI dan KSPI. Untuk mereka aku akan tetap ke Batam, memeluk hak demokrasiku yang sedang terus mereka lukai," kata Ratna.
0 Response to " "
Posting Komentar