Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
AKURAT.CO, Pakar ekonomi Kwik Kian Gie membantah surat keputusan (SK) yang menyebut dirinya masuk sebagai tim pakar ekonomi koalisi Prabowo-Sandi.

"Itu tidak ada kata-kata dewan pakar, tidak ada sama sekali, hanya penasehat saja, penasehat bukan koalisi, bukan penasehat partai. Penasehat prabowo," ujarnya di Pokso Jokowi-Ma'ruf, Jl. Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9).

Menurut Mantan Menteri Koordinator bidang Ekonomi, Keuangan ini, dirinya tidak pernah ada pembicaraan dengan kubu Prabowo-Sandiaga Uno terkait posisi dewan pakar tersbut.

"Oh itu bisa saya tidak perlu dijelaskan, itu bisa saya kata dengan sangat tegas bahwa tidak pernah ada pembicaraan dengan saya tentang itu (dewan pakar)," tuturnya.

Lebih lanjut, Kwik mengatakan bahwa dirinya hanya diundang untuk menyampaikan platform ekonomi dalam koalisi Prabowo-Sandi. Hal tersebut dilakukan karena merasa ada kedekatan dengan Prabowo dan Sandiaga Uno.

"Jadi pertemuan saya yang terakhir adalah pak Prabowo sendiri, ada pak Sandi, ada pak Hasyim, ada pak Burhanudin juga, ada pak Fuad Bawazir, dan itu berhadapan dengan pers seperti begini," jelasnya.

Dengan demikian, Kwik menyebutkan bahwa penyampaian terkait platform ekonomi merupakan hal yang biasa dan tidak memiliki afiliasi politik tertentu.

"Iya itu bukan hanya setuju, itu kan berjalan secara alamiah, kalo saya ditelepon, diajak makan bersama diajak berunding nggak boleh karena anda sudah bermusuhan, sudah berkompetesi saya nggak mau lagi bicara kan enggak bisa begitu," tutupnya. []

    0 Response to " "

    Posting Komentar

    Iklan Tengah Artikel 1