Loading...
Loading...
AKURAT.CO, Mantan Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto angkat bicara soal pernyataan Anggota Tim Kampanye (TKN) Farhan Abbas yang menyebut bahwa pemilih Jokowi akan masuk surga dan pemilih Prabowo masuk neraka.
Menurut Yusanto, telah terjadi kekacauan berpikir para pendukung rezim Joko Widodo.
"Jadi mereka yang sudah mendukung rezim itu kacau pikirannya, sampai-sampai yang tidak memilih Jokowi masuk neraka, bagaimana logikanya," kata Yusanto usai diskusi dengan topik 'Penghadangan Masif, Rezim makin Represif?' di Gedong Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/9).
Selain cara berpikirnya tidak benar, kata dia, juga terjadi kekacauan hukum dan ekonomi di negara ini.
Ia mengatakan, di kubu Prabowo-Sandiaga Uno, tidak pernah menyatakan bahwa memilih Prabowo dijamin masuk surga. Pernyataan Farhan Abbas tersebut menunjukkan, pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin telah mengangkat isu SARA.
Padahal telah berkomitmen untuk tidak menggunakan isu SARA menghadapi Pilpres 2019.
"Itu menunjukan inkonsisten, mereka bilang kita ini jangan menggunakan sara dalam politik tapi terma-terma SARA, terma-terma agama di pakai," ujarnya.
Disamping itu, pihak Jokowi juga memainkan isu agama dalam berpolitik, yakni ditandai dengan dipilihnya Ketua Umum MUI non aktif Ma'ruf Amin sebagai Cawapres.
"Perekrut ulama sebagai wapres itukan sebagai juga simbolisasi agama. Jadi satu sisi mereka melarang kita menggunakan isu agama tapi di sisi lain mereka memakai," tandasnya.[]
Menurut Yusanto, telah terjadi kekacauan berpikir para pendukung rezim Joko Widodo.
"Jadi mereka yang sudah mendukung rezim itu kacau pikirannya, sampai-sampai yang tidak memilih Jokowi masuk neraka, bagaimana logikanya," kata Yusanto usai diskusi dengan topik 'Penghadangan Masif, Rezim makin Represif?' di Gedong Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/9).
Selain cara berpikirnya tidak benar, kata dia, juga terjadi kekacauan hukum dan ekonomi di negara ini.
Ia mengatakan, di kubu Prabowo-Sandiaga Uno, tidak pernah menyatakan bahwa memilih Prabowo dijamin masuk surga. Pernyataan Farhan Abbas tersebut menunjukkan, pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin telah mengangkat isu SARA.
Padahal telah berkomitmen untuk tidak menggunakan isu SARA menghadapi Pilpres 2019.
"Itu menunjukan inkonsisten, mereka bilang kita ini jangan menggunakan sara dalam politik tapi terma-terma SARA, terma-terma agama di pakai," ujarnya.
Disamping itu, pihak Jokowi juga memainkan isu agama dalam berpolitik, yakni ditandai dengan dipilihnya Ketua Umum MUI non aktif Ma'ruf Amin sebagai Cawapres.
"Perekrut ulama sebagai wapres itukan sebagai juga simbolisasi agama. Jadi satu sisi mereka melarang kita menggunakan isu agama tapi di sisi lain mereka memakai," tandasnya.[]
0 Response to " "
Posting Komentar