Loading...
Loading...
KRICOM - Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea memastikan tak akan ikut meramaikan ajang Pemilu dan Pilpres 2019, baik menjadi timses maupun peserta. Salah satu alasannya, dirinya memang tak suka berpolitik.
Hotman melanjutkan, saat ini ada tiga bos parpol seperti Harry Tanoesoedibjo, Airlangga Hartarto, hingga Prabowo Subianto yang menjadi kliennya.
"Prabowo dan keluarganya itu klien saya sudah 20 tahun. Waktu perkara kepailitan dulu yang menyelamatkan semua perusahaannya lawan BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) itu saya. Itu ada di koran semua. Itu dari Gerindra klien saya," ucap Hotman dengan logat khas Bataknya di Jakarta, Senin (20/8/2018).
Hotman juga menyinggung bahwa hubungannya dengan beberapa politikus juga sangat baik.
"Hary Tanoe itu semua tahu dia klien gue. Perindo klien gue. Ketua Golkar sekarang itu juga klien gue tuh sebelum jadi ketua. Semua mengajak, tapi gue enggak minat," ujarnya.
Hotman mengklaim, jika sudah menjadi pengacara sukses, tak mungkin dia pindah ke politik.
"Lihat di kawasan Sudirman sana, ada beberapa kantor pengacara top yang anak buahnya ratusan. Enggak ada yang terjun ke politik," ucapnya.
"Karena apa, incomenya sudah terlalu besar. Enggak mungkin dia mengorbankan itu, kecuali dia benar-benar ada misi kepahlawanan," tutup Hotman.
Hotman melanjutkan, saat ini ada tiga bos parpol seperti Harry Tanoesoedibjo, Airlangga Hartarto, hingga Prabowo Subianto yang menjadi kliennya.
"Prabowo dan keluarganya itu klien saya sudah 20 tahun. Waktu perkara kepailitan dulu yang menyelamatkan semua perusahaannya lawan BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) itu saya. Itu ada di koran semua. Itu dari Gerindra klien saya," ucap Hotman dengan logat khas Bataknya di Jakarta, Senin (20/8/2018).
Hotman juga menyinggung bahwa hubungannya dengan beberapa politikus juga sangat baik.
"Hary Tanoe itu semua tahu dia klien gue. Perindo klien gue. Ketua Golkar sekarang itu juga klien gue tuh sebelum jadi ketua. Semua mengajak, tapi gue enggak minat," ujarnya.
Hotman mengklaim, jika sudah menjadi pengacara sukses, tak mungkin dia pindah ke politik.
"Lihat di kawasan Sudirman sana, ada beberapa kantor pengacara top yang anak buahnya ratusan. Enggak ada yang terjun ke politik," ucapnya.
"Karena apa, incomenya sudah terlalu besar. Enggak mungkin dia mengorbankan itu, kecuali dia benar-benar ada misi kepahlawanan," tutup Hotman.
0 Response to " "
Posting Komentar