Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
KRICOM - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD diprediksi tak akan merapat ke kubu Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019 mendatang.

Pengamat politik Boni Hargens, meyakini Mahfud MD merupakan seorang negarawan. Karenanya Mahfud tidak akan membuat pilihan yang mengecewakan suara masyarakat yang mendukungnya.

"Saya yakin dia akan mencoba menjadi bagian dari suara rakyat," klaim Boni Hargens di Jakarta, Rabu (22/8/2018).

Menurut Boni, Mahfud akan sulit mendukung Prabowo karena perbedaan visi-misi.

Apalagi secara emosional, Mahfud juga lebih dekat dengan Jokowi. Mantan ketua MK tersebut juga identik dengan orang yang anti terhadap politik identitas.

"Kalau politik identitas menjadi bagian dari kubu lawan, tentu saja tidak ada ruang bagi Mahfud untuk mendukung mereka (Prabowo-Sandi)," kata Boni.

Meskipun pada Pilpres 2014 lalu Mahfud pernah menjadi ketua tim pemenangan Prabowo-Hatta Rajasa, Boni mengatakan saat itu politik identitas belum terlalu dikenal di masyarakat.

Keterlibatan Mahfud sebagai tim sukses Prabowo-Hatta, juga karena murni ingin memenangkan pasangan tersebut, yang sesuai dengan visi-misi politik mereka bersama.

"Tapi sekarang Pak Mahfud tidak berada di dalam perumusan visi-misi tim tersebut. Jadi saya pikir apa yang mau dia perjuangkan pada kubu itu," jelasnya.

0 Response to " "

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1