Loading...
Loading...
KRICOM - Advokat sekaligus politikus Eggi Sudjana menilai, majunya Joko Widodo dengan mengandeng KH Ma'ruf Amin sama saja menggunakan agama sebagai politik identitas. Dia yakin, hadirnya Ma'ruf justru bakal menggerus suara Jokowi sendiri.
Salah satu alasannya karena mayoritas pendukung Jokowi - Ma'ruf adalah pendukung mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang merupakan terpidana kasus penista agama.
"Saya enggak mempersoalkan namanya Ma'ruf Amin, tapi dia lupa dia diendorse oleh partai penista agama. Dikaitkan dengan kasus Pilkada DKI. Kurang apa partai yang dukung Ahok, semua aparat dukung Ahok, kok kalah. Karena dia dianggap penista agama," kata Eggi kepada Kricom di Jakarta, Senin (27/8/2018).
Eggi melanjutkan, Habib Rizieq Shihab sebagai tokoh Islam pernah meminta agar umat tak mendukung partai pendukung Ahok.
Sehingga hal inilah yang menurut Eggi menjatuhkan citra Ma'ruf sendiri.
"Kemuliaan semua ulama, dia Rais Aam, tapi dia malah di bawah petugas. Ma'ruf Amin menurunkan citra keulamaan," sebutnya.
Oleh sebab itu, Politikus PAN ini menyebut Ma'ruf melukai fatwanya sendiri.
"Dia bertentangan dengan fatwanya sendiri tahun 2015 di Tegal, menyatakan haram memilih pemimpin ingkar janji dan boleh tidak ditaati," sesalnya.
Namun, Eggi mengaku tak menaruh kekesalan kepada Ma'ruf.
"Saya hormat dengan KH Ma'ruf dan menghormati. Namun, yang mengganjal saya dia didukung partai pendukung penista agama," pungkas Eggi.
Salah satu alasannya karena mayoritas pendukung Jokowi - Ma'ruf adalah pendukung mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang merupakan terpidana kasus penista agama.
"Saya enggak mempersoalkan namanya Ma'ruf Amin, tapi dia lupa dia diendorse oleh partai penista agama. Dikaitkan dengan kasus Pilkada DKI. Kurang apa partai yang dukung Ahok, semua aparat dukung Ahok, kok kalah. Karena dia dianggap penista agama," kata Eggi kepada Kricom di Jakarta, Senin (27/8/2018).
Eggi melanjutkan, Habib Rizieq Shihab sebagai tokoh Islam pernah meminta agar umat tak mendukung partai pendukung Ahok.
Sehingga hal inilah yang menurut Eggi menjatuhkan citra Ma'ruf sendiri.
"Kemuliaan semua ulama, dia Rais Aam, tapi dia malah di bawah petugas. Ma'ruf Amin menurunkan citra keulamaan," sebutnya.
Oleh sebab itu, Politikus PAN ini menyebut Ma'ruf melukai fatwanya sendiri.
"Dia bertentangan dengan fatwanya sendiri tahun 2015 di Tegal, menyatakan haram memilih pemimpin ingkar janji dan boleh tidak ditaati," sesalnya.
Namun, Eggi mengaku tak menaruh kekesalan kepada Ma'ruf.
"Saya hormat dengan KH Ma'ruf dan menghormati. Namun, yang mengganjal saya dia didukung partai pendukung penista agama," pungkas Eggi.
0 Response to " "
Posting Komentar