Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Dalam arahannya, Presiden Joko Widodo meminta agar perwira TNI-Polri ikut mensosialisasikan hasil kerja pemerintah. Menurut Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, hal tersebut cenderung menjadi perilaku abuse of power yang dilakukan di tahun politik.

"Ya, bisa mengarah ke sana (abuse of power). Karena menurut saya, biarlah itu jadi sebuah kebaikan orang lain yang mengakuinya tidak perlu ada. Supaya amal itu jadi ikhlas," kata Muzani di DPP PAN, Jakarta, Kamis (23/8).

Apalagi, menurut Muzani, arahan dari Jokowi itu dilontarkan di tahun politik seperti saat ini. Sehingga, Jokowi justru memicu kesan bahwa perwira TNI-Polri diminta untuk melanggar aturan untuk tidak berpolitik dan tetap netral.

"TNI dan Polri kan tidak berpolitik dalam arti adalah, kewajiban negara memperkuat TNI-Polri. Jadi saya kira, situasinya sekarang ini kalau misalnya TNI dan Polri memberikan semacam testimoni akan ditafsirkan sebagai suatu yang politis,"

"Jadi, waktu dan momentumnya tidak tepat," imbuhnya. 

Arahan tersebut diberikan oleh Jokowi di depan 212 perwira menengah TNI-Polri di Istana Negara, Kamis (23/8). Ia meminta para perwira menengah itu ikut mensosialisasikan hasil kerja pemerintah saat ini.

"Berkaitan dengan program-program pemerintah, kerja-kerja pemerintah yang telah banyak kita lakukan, saya titip agar seluruh perwira juga ikut mensosialisasi, disosialisasikan," ungkap Jokowi saat itu.

0 Response to " "

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1