Loading...
Loading...
AKURAT.CO, Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, menanggapi sindiran politik dinasti yang dilontarkan oleh Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany Alatas.
Pada awalnya, Tsamara Amany mengatakan jika dirinya tidak tahu bagaimana seseorang yang diwarisi politik dinasti mengklaim sebagai perwakilan anak muda. Cuitan ini dianggap menyindir Ketua Kogasma Demokrat, Agus Harimuty Yudhoyono (AHY).
"Saya tak tahu bagaimana seseorang yang diwarisi sebuah dinasti politik bisa mengklaim diri sebagai perwakilan anak muda. Mewakili anak muda bukan sekadar soal usia. Tapi juga soal kerja keras & kompetensi. Kita semua para politisi muda harus berupaya membuktikan itu," cuitnya.

Jansen pun menanggapi hal tersebut dengan mempertanyakan prestasi Tsamara. “Buta kamu ini dek! Memang kompetensi & prestasimu apa? Tunjukkan satu aja prestasimu mengibarkan merah putih?,” cuitnya.
“Kalau AHY sdh pernah menjaga & mengibarkan merah putih di Aceh dan Lebanon. Berikutnya coba km test masuk Harvard. Diterima tidak. Jangan² test UMPTN aja kamu tdk lolos,” lanjutnya.

Tidak hanya Jansen yang geram dengan sindiran Tsamara. Politikus Demokrat Andi Arief juga mengungkapkan kemarahannya dengan membalas cuitan perempuan berdarah Arab tersebut.
Dia bahkan mengaku siap memfasilitasi debat antara Tsamara dengan Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) soal politik dinasti.
"Saya juga akan fasilitasi seluruh milenial yang ada di partai @psi_id untuk bicara dan debat dengan AHY tentang kaum milenial, masa depan dunia dan masa depan Indonesia," katanya.
Tsamara menyanggupi jika Andi Arief akan memfasilitasi debat dengan AHY membahas milenila dan masa depan Indonesia bahkan dunia. "Boleh mas Andi. Atur saja waktunya," katanya.
Andi mengapresiasi sikap Tsamara yang menerima tantangan debat tersebut. "Begitu Tsamara, lanjutkan perjuangan, saya berdoa anda sukses dan partainya juga sukses. Bangunlah imajinasi tentang masa depan agar menjadi harapan, jauhi kebencian," katanya.[].
Pada awalnya, Tsamara Amany mengatakan jika dirinya tidak tahu bagaimana seseorang yang diwarisi politik dinasti mengklaim sebagai perwakilan anak muda. Cuitan ini dianggap menyindir Ketua Kogasma Demokrat, Agus Harimuty Yudhoyono (AHY).
"Saya tak tahu bagaimana seseorang yang diwarisi sebuah dinasti politik bisa mengklaim diri sebagai perwakilan anak muda. Mewakili anak muda bukan sekadar soal usia. Tapi juga soal kerja keras & kompetensi. Kita semua para politisi muda harus berupaya membuktikan itu," cuitnya.

Jansen pun menanggapi hal tersebut dengan mempertanyakan prestasi Tsamara. “Buta kamu ini dek! Memang kompetensi & prestasimu apa? Tunjukkan satu aja prestasimu mengibarkan merah putih?,” cuitnya.
“Kalau AHY sdh pernah menjaga & mengibarkan merah putih di Aceh dan Lebanon. Berikutnya coba km test masuk Harvard. Diterima tidak. Jangan² test UMPTN aja kamu tdk lolos,” lanjutnya.

Tidak hanya Jansen yang geram dengan sindiran Tsamara. Politikus Demokrat Andi Arief juga mengungkapkan kemarahannya dengan membalas cuitan perempuan berdarah Arab tersebut.
Dia bahkan mengaku siap memfasilitasi debat antara Tsamara dengan Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) soal politik dinasti.
"Saya juga akan fasilitasi seluruh milenial yang ada di partai @psi_id untuk bicara dan debat dengan AHY tentang kaum milenial, masa depan dunia dan masa depan Indonesia," katanya.
Tsamara menyanggupi jika Andi Arief akan memfasilitasi debat dengan AHY membahas milenila dan masa depan Indonesia bahkan dunia. "Boleh mas Andi. Atur saja waktunya," katanya.
Andi mengapresiasi sikap Tsamara yang menerima tantangan debat tersebut. "Begitu Tsamara, lanjutkan perjuangan, saya berdoa anda sukses dan partainya juga sukses. Bangunlah imajinasi tentang masa depan agar menjadi harapan, jauhi kebencian," katanya.[].
0 Response to " "
Posting Komentar