Loading...
Loading...
AKURAT.CO, Pernyataan kontroversial Presiden Joko Widodo soal pesan kepada relawan agar tidak mencela orang lain, tapi kalau diajak berantem juga berani dikomentari aktivis Ratna Sarumpaet.
Ratna menilai pernyataan Jokowi di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Sabtu (4/8) kemarin tak pantas diucapkan seorang pemimpin negara.
“Selamat pagi pak @jokowi. Nasehat Bpk… sangat tidak pantas diucapkan seorang Presiden. .,” kicau Ratna dalam Twitternya, Minggu (5/8).
Ratna mengimbau Jokowi menggunakan cara-cara yang demokratis bila ingin kembali terpilih menjadi presiden di 2019 mendatang.
“Bapak ingin 2 periode itu hak Bpk n monggo diperjuangkan dgn cara2 demokratis. Tidak dgn KEBOHONGAN apalagi dgn memprovokasi Rakyat BERKELAHI,” tulisnya.
Membaca kicauan itu, ratusan warganet memberikan komentar. Beberpa pihak ikut menyesalkan pemimpin negara berkata seperti itu, tak sedikit yang justru menilai bahwa Ratna menyalahartikan.
Akun @tbowos misalnya, ia menilai bahwa pernyataan Jokowi tidak ada yang salah. Lantas ia menyalahkan Ratna yang justru salah mengartikan.
“saya rasa ucapan Bpk Presiden sangat benar, hanya anda yg salah mengartikan!!,” tulis TBS dengan menggunakan akun @tbowos dalam kolom komentar.
Mail Adza menyebut bahwa Ratna dinilai hanya membaca judul dalam pemberitaan ihwal pernyataan Jokowi yang kontroversial, sehingga tidak memaknai arti sesungguhnya.
“Emak Ratna,itukan judulnya utuh,tp kok emak malah penggal yg bagian akhir aja sih? Emak jg ga ngerti majas kali yaa? Siap Berkelahi itu bs diartikan buat jaga diri mak. Lagian mana bs brkelahi kl ga ada musuh. Emak ratna malah yg jd provokator,” balas Mail menggunakan akun @Mail_adza.
Tak hanya Mail, seorang warganet malah menyarankan Ratna untuk mengambil kacamata dan membaca berita seutuhnya.
“Baca baik2 beritanya buk, jangan cuma baca judulnya saja. Monggo ambil kacamata!!!,” tulis Den menggunakan akun @den_denden.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo hadir dalam acara Rapat Umum Relawan Jokowi (RURJ) di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Sabtu (4/8).
Dalam kesempatan itu, Jokowi sempat memberikan pidatonya yang berisi pesan agar para relawan tidak membuat fitnah-fitnah. Namun, kata Jokowi, relawan harus berani bila diajak berkelahi.
"Jangan membangun permusuhan, jangan membangun ujaran-ujaran kebencian, jangan membangun fitnah-fitnah. Tidak usah suka mencela, tidak usah suka menjelekkan orang lain. Tapi kalau diajak berantem juga berani," kata Presiden Jokowi.[]
Ratna menilai pernyataan Jokowi di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Sabtu (4/8) kemarin tak pantas diucapkan seorang pemimpin negara.
“Selamat pagi pak @jokowi. Nasehat Bpk… sangat tidak pantas diucapkan seorang Presiden. .,” kicau Ratna dalam Twitternya, Minggu (5/8).
Ratna mengimbau Jokowi menggunakan cara-cara yang demokratis bila ingin kembali terpilih menjadi presiden di 2019 mendatang.
“Bapak ingin 2 periode itu hak Bpk n monggo diperjuangkan dgn cara2 demokratis. Tidak dgn KEBOHONGAN apalagi dgn memprovokasi Rakyat BERKELAHI,” tulisnya.
Membaca kicauan itu, ratusan warganet memberikan komentar. Beberpa pihak ikut menyesalkan pemimpin negara berkata seperti itu, tak sedikit yang justru menilai bahwa Ratna menyalahartikan.
Akun @tbowos misalnya, ia menilai bahwa pernyataan Jokowi tidak ada yang salah. Lantas ia menyalahkan Ratna yang justru salah mengartikan.
“saya rasa ucapan Bpk Presiden sangat benar, hanya anda yg salah mengartikan!!,” tulis TBS dengan menggunakan akun @tbowos dalam kolom komentar.
Mail Adza menyebut bahwa Ratna dinilai hanya membaca judul dalam pemberitaan ihwal pernyataan Jokowi yang kontroversial, sehingga tidak memaknai arti sesungguhnya.
“Emak Ratna,itukan judulnya utuh,tp kok emak malah penggal yg bagian akhir aja sih? Emak jg ga ngerti majas kali yaa? Siap Berkelahi itu bs diartikan buat jaga diri mak. Lagian mana bs brkelahi kl ga ada musuh. Emak ratna malah yg jd provokator,” balas Mail menggunakan akun @Mail_adza.
Tak hanya Mail, seorang warganet malah menyarankan Ratna untuk mengambil kacamata dan membaca berita seutuhnya.
“Baca baik2 beritanya buk, jangan cuma baca judulnya saja. Monggo ambil kacamata!!!,” tulis Den menggunakan akun @den_denden.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo hadir dalam acara Rapat Umum Relawan Jokowi (RURJ) di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Sabtu (4/8).
Dalam kesempatan itu, Jokowi sempat memberikan pidatonya yang berisi pesan agar para relawan tidak membuat fitnah-fitnah. Namun, kata Jokowi, relawan harus berani bila diajak berkelahi.
"Jangan membangun permusuhan, jangan membangun ujaran-ujaran kebencian, jangan membangun fitnah-fitnah. Tidak usah suka mencela, tidak usah suka menjelekkan orang lain. Tapi kalau diajak berantem juga berani," kata Presiden Jokowi.[]
0 Response to " "
Posting Komentar