Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
AKURAT.CO, Presiden RI Joko Widodo yang selalu mengelu-elukan slogak Kerja, Kerja, Kerja bukan hanya retorika, tetapi menjadi hal yang melekat di pikiran dan tindakan untuk terus berbuat bagi Indonesia dan berhasil merevolusi mental bangsa.

Atas dasar itulah pemuda Sulawesi Tenggara mendeklarasikan Kita Jokowi sebuah komunitas anak muda yang berlatar belakang aktivis islam, komunitas muda, mahasiswa dan pelajar (generasi millenial) yang mencintai pemerintahan bersih, merakyat dan kerja nyata untuk kemajuan bangsa Indonesia.

Koordinator Nasional Kita Jokowi, Ichya Halimudin mengatakan, Jokowi berhasil membangun stabilitas politik, ekonomi, sosial. Sebagai contoh kecil BUMN sebagai garda terdepan perekonomian bangsa, era jokowi berhasil mengurangi kerugian hingga 84% (5,4T). Dibanding era sebelumnya sebesar 32,6 T.

"Bagi Kita Jokowi adalah representatif pemimpin muda yang hadir untuk negeri. Kita Jokowi lahir sebagai wujud semangat agar 2019 Jokowi meneruskan kepemimimpinannya karena pemimpin yang mencintai rakyatnya pasti rakyat mencintainya.," ujar Ichya.

Dari ratusan peserta deklarasi Kita Jokowi menuliskan SURAT CINTA yang akan diberikan langsung kepada Bapak Jokowi sebagai bentuk kasih sayang dan rasa terima kasih kami kepada Bapak Jokowi yang sudah membawa perubahan untuk kemajuan Indonesia. Sehingga #2019teruskan Jokowi layak untuk memimpin kembali dengan pertimbangan capaian-capaiannya.

Kita Jokowi bertekad, berjuang dan bekerja untuk memenangkan Bapak Jokowi dengan target suara kaum millenial sebesar 25 persen dengan cara door to door campaign, program-program anak muda yang kreatif dan membangun.

"Kami juga akan melawan kampanye hitam, berita hoax dan adu domba yang dapat memecah belah bangsa ini, agar tercipta pemilu yang bahagia, demokratis dan penuh cinta kasih sayang. Tidak militeristik, otoritarianisme dan berteriak-teriak tanpa kerja nyata," ujarnya usai deklarasi di Kendari.

Sebab menurut Ichya Eranya sudah berubah, pemimpin melayani bukan dilayani, pemimpin mencontohkan bukan mencemooh, pemimpin bekerja bukan bualan berkata-kata belaka. Dekalarasi perdana dari Kendari, Sulawesi Tenggara akan dilanjutkan bergerak ke 33 provinsi-provinsi lainnya.[]

    0 Response to " "

    Posting Komentar

    Iklan Tengah Artikel 1