Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
AKURAT.CO Politikus Partai Solidaritas Indonesia menilai pernyataan Presiden Joko Widodo untuk memberi semangat kepada relawan telah dipelintir dan dimanfaatkan untuk menyerang balik Jokowi.

"Dalam pidato ini Pak @jokowi mengajak pendukungnya jangan membangun permusuhan dan yang lebih penting lagi: berani..... Gerombolan tukang fitnah memplintir: Jokowi ngajak pendukungnya berkelahi," kata Guntur Romli melalui akun Twitter @GunRomli.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya juga menyentil sikap mereka yang menyerang pernyataan Jokowi.

‏"Maki orang Dajjal loe iyain, Fitnah orang ibunya gak jelas loe diemin, fitnah orang komunis loe ketawain, Jenasah orang gak boleh disholatin gara-gara pilkada loe anggukin kepala, Lah orang diajak berani kalau diajak berantem tanpa boleh memulai loe ocehin... #Hipokrit," kata Yunarto Wijaya melalui akun Twitter @yunartowijaya.

Budayawan Sudjiwo Tedjo yang bernama asli Agus Hadi Sudjiwo yang buka pendukung Jokowi pun sampai ikut membela gara-gara serangan kepada Presiden dinilainya tak fair.

‏"Aku bukan pendukung Pak Jokowi atau siapa pun. Tapi janganlah kebencianmu pada Pak Jokowi sampai menghapus kutipan depan beliau “jangan mencari musuh” dan hanya kutip belakangnya (tapi) “kita harus siap berkelahi.” Menurutku ini gak fair, cuk," kata mantan wartawan itu.

Pernyataan Jokowi yang jadi polemik itu diutarakan ketika menghadiri rapat umum bersama relawan di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/8).

"Jangan bangun permusuhan, jangan membangun ujaran kebencian, jangan membangun fitnah fitnah, tidak usah suka mencela, tidak usah suka menjelekkan orang. Tapi, kalau diajak berantem juga berani," kata Jokowi sebagaimana AKURAT.CO kutip dari Kompas.

Relawan pun menyamput dengan antusias. "Tapi jangan ngajak (berantem) loh. Saya bilang tadi, tolong digarisbawahi. Jangan ngajak. Kalau diajak, tidak boleh takut," kata Jokowi.

Jokowi mengajak relawan bekerja keras dan menjaga kesolidan. "Kalau di sana militan, disini harus lebih militan. Kalau di sana kerja keras, di sini lebih kerja keras lagi. Kalau di sana bersatu, kita harus lebih bersatu lagi," kata Jokowi. []

    0 Response to " "

    Posting Komentar

    Iklan Tengah Artikel 1