Loading...
Loading...
Semakin dekatnya pendaftaran capres-cawapres, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengkritik sepak terjang Prabowo Subianto.
Menurutnya, mantan Pangkostrad itu bakal kalah melawan Jokowi jika tidak ada perubahan dalam strategi.
"Kalau dilihat, kalau yang masih ada ini, misalnya grupnya Pak Prabowo, kelihatan Pak Prabowo belum lincah. Kurang lincah. Kalau Pak Prabowo ngadepin Jokowi-nya kayak begini, dia nggak bakal menang," kata Fahri di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (17/7).
Karena itu, Fahri menyarankan kubu Prabowo lebih aktif dan mampu mencari celah pada pemerintahan Jokowi.
"Oposisi ini harus banyak trik, harus punya kemampuan untuk menjelaskan persoalan kepada masyarakat lebih baik. Karena menurut saya, saya tahu titik lemahnya pemerintahan ini. Dan makanya nanti kalau kita ngomong ya, ya saya akan bicara suatu hari. Ini kelemahan-kelemahannya itu perlu kelincahan gitu loh," tegas Fahri.
Di lain pihak, Fahri menilai Jokowi dan partai-partai pendukungnya cukup lincah dalam bermanuver.
Bahkan sepak terjang mereka di berbagai media sangat dahsyat dan mampu mempengaruhi masyarakat.
"Karena mereka lincah sekali ini, kelompok petahana di Indonesia ini dahsyatlah," tambahnya.
Mantan politisi PKS itu pun menyarankan Prabowo dan timnya untuk lebih sering tampil di media.
"Ya harus lebih lincah. Paling tidak harus sering keluar. Dia harus sering tampil membuat pernyataan. Dia harus sering melakukan kritik dan koreksi yang mendasar dengan data yang lebih akurat dan kerja tim yang lebih kuat. Dan itu tidak nampak. Dengan segala maaf itu akhirnya tidak kelihatan lebih mampu daripada petahana," pungkasnya.
Menurutnya, mantan Pangkostrad itu bakal kalah melawan Jokowi jika tidak ada perubahan dalam strategi.
"Kalau dilihat, kalau yang masih ada ini, misalnya grupnya Pak Prabowo, kelihatan Pak Prabowo belum lincah. Kurang lincah. Kalau Pak Prabowo ngadepin Jokowi-nya kayak begini, dia nggak bakal menang," kata Fahri di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (17/7).
Karena itu, Fahri menyarankan kubu Prabowo lebih aktif dan mampu mencari celah pada pemerintahan Jokowi.
"Oposisi ini harus banyak trik, harus punya kemampuan untuk menjelaskan persoalan kepada masyarakat lebih baik. Karena menurut saya, saya tahu titik lemahnya pemerintahan ini. Dan makanya nanti kalau kita ngomong ya, ya saya akan bicara suatu hari. Ini kelemahan-kelemahannya itu perlu kelincahan gitu loh," tegas Fahri.
Di lain pihak, Fahri menilai Jokowi dan partai-partai pendukungnya cukup lincah dalam bermanuver.
Bahkan sepak terjang mereka di berbagai media sangat dahsyat dan mampu mempengaruhi masyarakat.
"Karena mereka lincah sekali ini, kelompok petahana di Indonesia ini dahsyatlah," tambahnya.
Mantan politisi PKS itu pun menyarankan Prabowo dan timnya untuk lebih sering tampil di media.
"Ya harus lebih lincah. Paling tidak harus sering keluar. Dia harus sering tampil membuat pernyataan. Dia harus sering melakukan kritik dan koreksi yang mendasar dengan data yang lebih akurat dan kerja tim yang lebih kuat. Dan itu tidak nampak. Dengan segala maaf itu akhirnya tidak kelihatan lebih mampu daripada petahana," pungkasnya.
0 Response to " "
Posting Komentar