Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo Jakarta Barat, kini terlihat berantakan dan tak terurus di masa kepemimpinan Gubernur Anies Rasyid Baswedan.
Wakil Gubernur Sandiaga Salahuddin Uno menyebut saat ini pihaknya sudah menerima laporan terkait hal itu dan kini sedang ditindaklanjuti oleh Pihak pengelola.

"Iya sudah ada laporan yang sedang ditindaklanjuti oleh teman-teman pengelola disana," kata Sandiaga saat ditemui dikawasan Monas Gambir Jakarta Pusat Minggu (22/7).

Terkait pemandangan yang kini semakin semrawut di RPTRA Kalijodoh, Sandiaga mengatakan hal itu bukan tanggung jawab pihak pemprov Semata namun merupakan tanggung jawab bersama yakni para pengelola dan masyarakat sekitar.

"Seperti yang sudah kami laporakan dua tiga hari yang lalu bahwa RPTRA Kali jodoh ini merupakaan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemprov tapi juga oleh para pengelola, dunia usaha juga masyarakat," ujarnya.

Setelah membongkar kawasan lokalisasi Kalijodoh pada 2016 lalu Ahok yang menjabat sebagai Gubernur DKI saat itu menggandeng Sinar mas untuk membangun ruang terbuka RPTRA Kali Jodoh ini.

Untuk kembali membenahi dan merawat RPTRA kali jodoh yang sudah berantakan ini, Sandiaga mengaku pihak pemprov DKI juga bakal merangakul pihak Sinarmas dan beberapa perusahan lain yang terlibat dalam pembangunan tersebut.

"Karena mungkin cat yang sudah kusam, taman yang sudah kering. Disitukan kita lihat ada beberapa perusahan juga seperi Sinar mas dan lain - lain terlibat disana, kita ingin merangkul itu semua untuk menjaga karena ini kan milik bersama," tutupnya.[]

    0 Response to " "

    Posting Komentar

    Iklan Tengah Artikel 1