Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Politikus Fadli Zon mengapresiasi keberanian sahabatnya, Ratna Sarumpaet, memprotes penghentian pencarian korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba, Tigaras, Sumatera Utara.

"Saya kira kita butuh figur-figur yang berani seperti Ratna Sarumpaet untuk dapat membela hak masyarakat. ?@RatnaSpaet?," kata Fadli Zon yang disampaikan melalui akun Twitternya.

Menurut wakil ketua umum Partai Gerindra itu apa yang dilakukan Ratna Sarumpaet adalah hal yang wajar untuk membela keluarga korban yang sampai saat ini masih ada yang belum ditemukan.

"Apa yang dilakukan Ratna Sarumpaet adalah suara dari masyarakat untuk menuntut haknya," kata Fadli Zon.

Sahabat Fadli Zon dan Ratna Sarumpaet, Fahri Hamzah, juga ikut bereaksi terhadap penghentian pencarian korban. Dia menyalahkan pemerintah. Dia juga membandingkan dengan program-program pemerintah lainnya yang berbiaya mahal.

"Pemerintah malas... 160 nyawa dianggap gampang... Bikin Sea Games trilyunan. Bikin ultah IMF trilyunan.. Mencari jasad rakyat menyerah... Siapa yg berharga bagi kalian?" kata Fadli Zon melalui akun Twitter.

Kemarin, di hadapan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang menemui korban di posko Basarnas, Tigaras, Ratna Sarumpaet mendesak agar pemerintah meneruskan pencarian korban sampai semuanya ketemu.

"Jangan menghentikan pencarian Korban KM Bangun Sari sebelum semua mauat korban (164) berhasil diangkat dari dasar Danau Toba. Cc ?@fadlizon?," kata Ratna Sarumpaet yang disampaikan lewat Twitter setelah aksi di posko Basarnas.

Di posko itu, Ratna Sarumpaet dibentak Luhut Binsar Panjaitan karena dianggap menyela dialog antara Luhut Binsar Panjaitan dan warga serta tim pencari. Bahkan, ada keluarga korban yang tak menghendaki Ratna Sarumpaet berada di posko itu. []

    0 Response to " "

    Posting Komentar

    Iklan Tengah Artikel 1