Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Persaudaraan Alumni 212 akan menentukan calon presiden dan wakil presiden (Capres-Cawapres) setelah diputuskan dalam ijtima' ulama dan rekomendasi dari Habib Rizieq Shihab.

Pada Senin (23/7) malam, sejumlah partai politik bertemu dengan PA 212. PA 212 menyatakan, salah satu partai yang bergabung bersama Koalisi Keumatan adalah Partai Demokrat. Demokrat sendiri menawarkan Agus Harimurthi Yudhoyono (AHY).

"Kalau (Prabowo-AHY) sudah disepakati oleh partai koalisi keumatan. Kemudian nanti disetujui oleh ijtima ulama. Dan mendapat rekomendasi dari Imam besar HRS (Habib Rizieq Syihab) pasti akan kami terima," kata Ketua PA 212 Slamet Maarif dalam pernyataan yang diterima AKURAT.CO, Selasa (24/7).

Sebaliknya, lanjut dia, apabila tidak menjadi rekomendasi Ijtima' ulama dan juga keputusan Habib Rizieq, maka PA 212tidak akan mendukung Capres-Cawapres. Meskipun itu sudah menjadi keputusan beberapa partai politik yang tergabung dalam koalisi keumatan.

"Kalau ternyata tidak direkomendasikan oleh ijtima ulama, dan tidak direkomendasikan oleh HRS selaku imam kami ya pasti kami nggak dukung," ujarnya.

Namun seandainya hasil ijtima' ulama yang tergabung dalam PA 212 itu tidak diterima oleh sejumlah partai politik dalam memutuskan Capres dan Cawapres, Slamet menyatakan bahwa semua keputusan itu harus berdasarkan kepentingan politik dan keinginan yang sama untuk memperbaiki bangsa dan negara.

"Oleh karenanya kita bangun komunikasi dengan partai-partai koalisi keumatan, supaya antara kepentingan dan keinginan partai sejajar, seimbang, sejalan dengan keinginan ulama-ulama, dan tokoh-tokoh di 212. Makanya komunikasi supaya itu tidak terjadi. Insya Allah tidak terjadi," tukasnya.

Slamet menegaskan bahwa keputusan menentukan Capres dan Cawapres akan dibahas dalam ijtima' ulama. Setelah itu akan dibawa dan diserahkan ke Rizieq Syihab untuk mendapatkan persetujuan.

"Siapa capres dan cawapresnya dibahas di Ijtima` ulama. Lalu kemudian imam besar HRS (habib Rizieq Syihab) akan mengeluarkan rekomendasi. Tetapi tetap komunikasi kita bangun supaya tetap sejalan dengan apa yang diinginkan partai koalisi dan tokoh ulama 212," tandasnya. []

    0 Response to " "

    Posting Komentar

    Iklan Tengah Artikel 1