Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan dukungannya kepada mantan Ketua MK Mahfud MD untuk menjadi cawapres Joko Widodo. Pernyataan tersebut berdasarkan polling online yang dilakukan PSI.

Hasil polling online menempatkan Mahfud MD di posisi pertama dengan persentase 32 persen. Posisi selanjutnya berturut-turut ditempati oleh Menkeu Sri Mulyani Indrawarti dan Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang sama-sama mendapat 14 persen, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dengan 10 persen, dan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko di posisi kelima dengan 6 persen.

"Siapakah cawapres yang paling banyak didukung oleh peserta polling? 32 persen atau tertinggi itu mendukung kepada Pak Mahfud MD. Sementara di urutan kedua ketiga ada Bu Sri Mulyani, kemudian ada Pak Luhut dan seterusnya, Bu Susi dan Pak Moeldoko," ujar Ketua Umum PSI Grace Natalie di DPP PSI, Jakarta Pusat, Minggu (15/7).


Menurut Ketua DPP PSI Tsamara Amany, Mahfud menempati posisi teratas karena sosoknya paling disukai oleh masyarakat. Hasil tersebut membuat PSI yakin Mahfud merupakan cawapres bagi Jokowi

"Hasil polling ini memperkuat hati kami yang memang sejak awal mengharapkan ada sosok seperti Pak Mahfud menjadi salah satu pemimpin negeri ini," ungkap Tsamara.


Ia menilai sosok Mahfud bisa mengimbangi Jokowi, terutama dari sisi penegakan hukum dan sosok yang tegas. 

"Pak Mahfud kami lihat akan mampu memperkuat pak Jokowi dari sisi penegakan hukum, pembenahan regulasi. Pak Mahfud adalah sosok yang original, orangnya to the point, tegas aja kalau ngomong," jelasnya.

Polling online oleh PSI dilakukan pada 11 April-22 Mei 2018 di website PSI, dengan total responden sebanyak 71.106 orang. Mayoritas responden berusia 25-34 tahun sebanyak 36,73 persen, dan secara gender terdiri dari laki laki 81,17 persen, perempuan 18,83 persen. 

Polling tersebut menghasilkan 12 nama yang cocok menjadi cawapres Jokowi. Selain 5 nama yang telah disebutkan sebelumnya, beberapa nama lainnya yakni Din Syamsudin, Rudi Kirana, Said Aqil Siradj, Yaqut Cholil Qoumas, Chairul Tanjung, Airlangga Hartanto, Nadiem Makarim, dan lain lain.

0 Response to " "

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1