Loading...
Loading...
Mantan aktivis 212 Kapitra Ampera mengatakan pihaknya lebih memilih Joko Widodo melanjutkan program Nawacita jika lawan di Pilpres 2019 hanya dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.
"Kalau cuma dua orang calon itu ya sudah saya pilih yang sudah ada dan tidak mulai lagi dari awal. Biarkan (Jokowi) meneruskan progamnya cuma harus ada kontrol yang ketat," katanya di Jakarta, Minggu (29/7/2018).
Kapitra yang juga menjadi bakal caleg PDI Perjuangan, menilai pembaruan sistem akan terjadi lagi apabila presiden diganti baru.
"Kalau Prabowo mulai lagi dari baru ulang lagi rombak lagi. Tahu kan setiap ganti kabinet ganti sistem pendidikan, ganti semua, capek," ujarnya.
"Kalau cuma dua orang calon itu ya sudah saya pilih yang sudah ada dan tidak mulai lagi dari awal. Biarkan (Jokowi) meneruskan progamnya cuma harus ada kontrol yang ketat," katanya di Jakarta, Minggu (29/7/2018).
Kapitra yang juga menjadi bakal caleg PDI Perjuangan, menilai pembaruan sistem akan terjadi lagi apabila presiden diganti baru.
"Kalau Prabowo mulai lagi dari baru ulang lagi rombak lagi. Tahu kan setiap ganti kabinet ganti sistem pendidikan, ganti semua, capek," ujarnya.
0 Response to " "
Posting Komentar