Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Kinerja Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengobati kecemasan musisi Addie MS terkait kesiapan Jakarta menyelenggarakan Asian Games 2018.

"Untung ada Menteri PUPR Bapak Basuki Hadimuljono yang menyelamatkan kesiapan infrastruktur di Jakarta untuk penyelenggaraan ASIAN GAMES 2018," kata Addie MS melalui akun Twitter @addiems.

Addie MS yang merupakan pemimpin Twilite Orchestra ini terlibat dalam acara yang akan diikuti 45 negara itu. Addie akan menjadi pengarah musik Asian Games.

Addie MS menyebut Basuki Hadimuljono seorang menteri yang tangguh.

"Menteri yang tangguh dan pekerja keras. Terima kasih, Pak Basuki!" kata Addie MS.

Siap Diresmikan Awal Agustus

Seluruh infrastruktur Asian Games ke 18 baik venue maupun non venue di Jakarta dan Palembang akan selesai seluruhnya pada 31 Juli 2018.

Basuki Hadimuljono mengatakan akan melaporkan progres tersebut kepada Presiden Joko Widodo dan siap untuk diresmikan pada awal Agustus 2018.

“Di kompleks Gelora Bung Karno, semua sudah selesai termasuk yang terakhir venue squash juga sudah selesai dan sudah saya coba. Cofftea house dan gedung parkir A & B juga sudah selesai,” kata Menteri Basuki saat meninjau progres pembangunan pekerjaan di Kompleks Gelora Bung Karno dan trotoar di Jalan Sudirman, Jakarta, Minggu (22/7), kemarin.

Secara keseluruhan infrastruktur Asian Games sudah selesai 99 persen dimana saat ini tengah diselesaikan pembangunan Couldron dengan target selesai 25 Juli 2018 dan penataan trotoar Jalan Sudirman.

“Tanggal 31 Juli 2018, seluruh pekerjaan infrastruktur Asian Games termasuk trotoar sudah berhenti dan rapi. Kemudian Saya akan lapor kepada Bapak Presiden Joko Widodo agar dapat diresmikan seluruhnya termasuk patung Bung Karno, venue jetski dan layar di Ancol pada awal Agustus 2018,” kata Menteri PUPR yang juga Ketua Pelaksana Bidang Sarana dan Prasarana Asian Games.

Peninjauan dilakukan Basuki Hadimuljono sekitar pukul 14.00, dimulai dari Couldron atau bangunan obor api, kemudian cofftea house, gedung parkir, venue squash dan penataan trotoar Jalan Sudirman.

Dalam peninjauan di cofftea house, Basuki Hadimuljono mengecek kualitas bangunan dan lansekap sekitarnya. Di Gedung Parkir A, Basuki Hadimuljono meminta agar juga dibuatkan ruang istirahat untuk supir. Dua gedung parkir tersebut masing-masing memiliki 4 lantai dengan kapasitas total 1.000 kendaraan. Gedung juga dilengkapi dengan solar panel berkapasitas total 1 megawatt.

Di venue squash, Basuki Hadimuljono mengecek empat kubikal yang akan menjadi arena pertandingan. Dirinya juga mencoba venue tersebut dengan bermain squash bersama Dirjen Cipta Karya Danis H. Sumadilaga.

Pembangunan dan renovasi venue dan bangunan pendukung di Kompleks GBK yang dilakukan Kementerian PUPR dilaksanakan sejak tahun 2016 dengan total anggaran mencapai Rp3,7 triliun. []

    0 Response to " "

    Posting Komentar

    Iklan Tengah Artikel 1