Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Beberapa waktu belakangan ini publik dihebohkan dengan viralnya plakat kantor polisi Indonesia bersama Tiongkok dan polisi yang menendang seorang ibu-ibu di sebuah minimarket di Pangkalpinang.

Peristiwa itu mendapat perhatian dari aktivis Ratna Sarumpaet.

"Apa sebenarnya yang terjadi pada Polisi di Republik ini? Yang satu dengan brutal menganiaya seorang ibu, yang satu bikin kantor bersama dengan Kepolisian Tiongkok," ujar Ratna seperti dikutip Jitunews dari akun Twitter-nya, pada hari Sabtu (14/7)

Beredar video pemukulan yang diduga dilakukan oleh AKBP M Yusuf terhadap seorang ibu-ibu bernama Desy. Desy diduga mencuri di sebuah minimarket Pangkalpinang.

Kejadian itu membuat Yusuf marah dan melakukan tindak kekerasan terhadap Desy yang akhirnya mengalami luka lebam.

Sementara itu, foto plakat 'Kantor Polisi Bersama' antara Indonesia dengan Tiongkok banyak diunggah di media sosial.

Kapolres Ketapang, AKBP Sunario terlihat berjabat tangan dengan perwakilan Biro Keamanan Publik Republik Rakyat Tiongkok Provinsi Jiangsu Resor Suzhou.

Menanggapi dua peristiwa yang menyangkut kepolisian Indonesia tersebut, aktivis Ratna Sarumpaet justru ingin menghadiahkan sepeda untuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

"Mana Kapolri? Saya mau kasih dia sepeda saja kalau tidak mampu atur kepolisian," lanjut Ratna sembari tertawa.

0 Response to " "

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1