Loading...
Loading...
Toleransi beragama, mewarnai perayaan Idulfitri di Purbalingga. Kelompok pemuda dari Komisi Pemuda Gereja Kristen Jawa (GKJ) Pengalusan, Kabupaten Purbalingga membantu penjagaan masjid demi kelancaran ibadah salat Idulfitri, Jumat (15/6).
Kelompok pemuda GKJ membantu penjagaan di tiga Masjid yakni Masjid Al Hikmah, Faturrohman dan Nurul Huda yang kesemuanya terletak di Desa Serang, Kecamatan Karangreja. Mereka dibagi dalam 3 kelompok, masing-masing 8-10 pemuda. Para pemuda tersebut berjaga-jaga di sekitar masjid sejak pukul 05.30 WIB.
"Tadinya ada Banser juga yang ikut mengamankan. Namun para Banser juga hendak menunaikan sholat Id, akhirnya untuk pengamanan diambil alih semua oleh para pemuda dari GKJ Pengalusan. Puji Tuhan, semuanya berjalan aman dan lancar," ujat Bagus Imam Cahyono, pendeta dari GKJ Pengalusan.
Bagus mengatakan, pengamanan khusus dilakukan di masjid Nurulhuda yang berada dekat tikungan tajam. Pasalnya, di daerah tersebut sangat rawan kecelakaan. Sementara di jembatan dekat tikungan tajam itu, kurang lebih satu tahun lalu pada Jumat (30/6) pernah terjadi kecelakaan. Saat itu truk yang mengangkut 34 penumpang terguling.
"Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lagi, maka pengamanan di dekat Masjid Nurul Huda kami khususkan, terutama lalu lalang kendaraan, " ujarnya.
Para pemuda GKJ Pengalusan yang ikut mengamankan sholat Id di tiga masjid itu, juga diperbantukan di Posko Lebaran di Desa Serang. Mereka dibagi piket, bergiliran sejak beberapa hari lalu.
"Selama ini, kami selalu hidup rukun dengan semua warga di sini, berdampingan, saling hormat menghormati, dan menjaga toleransi," tutup Bagus.
Kelompok pemuda GKJ membantu penjagaan di tiga Masjid yakni Masjid Al Hikmah, Faturrohman dan Nurul Huda yang kesemuanya terletak di Desa Serang, Kecamatan Karangreja. Mereka dibagi dalam 3 kelompok, masing-masing 8-10 pemuda. Para pemuda tersebut berjaga-jaga di sekitar masjid sejak pukul 05.30 WIB.
"Tadinya ada Banser juga yang ikut mengamankan. Namun para Banser juga hendak menunaikan sholat Id, akhirnya untuk pengamanan diambil alih semua oleh para pemuda dari GKJ Pengalusan. Puji Tuhan, semuanya berjalan aman dan lancar," ujat Bagus Imam Cahyono, pendeta dari GKJ Pengalusan.
Bagus mengatakan, pengamanan khusus dilakukan di masjid Nurulhuda yang berada dekat tikungan tajam. Pasalnya, di daerah tersebut sangat rawan kecelakaan. Sementara di jembatan dekat tikungan tajam itu, kurang lebih satu tahun lalu pada Jumat (30/6) pernah terjadi kecelakaan. Saat itu truk yang mengangkut 34 penumpang terguling.
"Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan lagi, maka pengamanan di dekat Masjid Nurul Huda kami khususkan, terutama lalu lalang kendaraan, " ujarnya.
Para pemuda GKJ Pengalusan yang ikut mengamankan sholat Id di tiga masjid itu, juga diperbantukan di Posko Lebaran di Desa Serang. Mereka dibagi piket, bergiliran sejak beberapa hari lalu.
"Selama ini, kami selalu hidup rukun dengan semua warga di sini, berdampingan, saling hormat menghormati, dan menjaga toleransi," tutup Bagus.
0 Response to " "
Posting Komentar