Loading...
Loading...
Sejumlah politikus dari kaum oposisi terus-menerus menyerang pemerintah terkait penyelenggaraan arus mudik 2018. Menurut mereka, Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih belum mampu memberikan sarana dan prasarana mudik yang memadai dan berkualitas baik.
Hal tersebut turut mendapat perhatian Aktivis Progres 98, Faizal Assegaf. Menurutnya, saat ini para oposisi hanya bisa melontarkan kritik tanpa bisa memberikan solusi yang mumpuni.
"Sekarang ini Demokrat dan PKS baru belajar jadi oposisi," kata Faizal kepada Kricom di Jakarta, Minggu (24/6/2/018).
Faizal berpendapat, kedua partai itu masih belum terbiasa untuk memetakan isu strategis dan membedakan mana fakta dan fiksi.
"Itukan masalah juga. Khususnya PKS, baru belajar jadi oposisi. Mereka belum mampu menyuarakan secara proposional dengan mengeluarkan fakta secara benar," sebutnya.
Iapun menyayangkan kritik-kritik yang dilontarkan kubu PKS terkesan serampangan. "Yang ada selama ini hasutan,'' sesalnya.
Faizal yakin, apa yang diucapkan mereka justru akan blunder dan mendapatkan tanggapan negatif dari masyarakat karena kritikan yang diberikan cenderung menghujat.
Hal tersebut turut mendapat perhatian Aktivis Progres 98, Faizal Assegaf. Menurutnya, saat ini para oposisi hanya bisa melontarkan kritik tanpa bisa memberikan solusi yang mumpuni.
"Sekarang ini Demokrat dan PKS baru belajar jadi oposisi," kata Faizal kepada Kricom di Jakarta, Minggu (24/6/2/018).
Faizal berpendapat, kedua partai itu masih belum terbiasa untuk memetakan isu strategis dan membedakan mana fakta dan fiksi.
"Itukan masalah juga. Khususnya PKS, baru belajar jadi oposisi. Mereka belum mampu menyuarakan secara proposional dengan mengeluarkan fakta secara benar," sebutnya.
Iapun menyayangkan kritik-kritik yang dilontarkan kubu PKS terkesan serampangan. "Yang ada selama ini hasutan,'' sesalnya.
Faizal yakin, apa yang diucapkan mereka justru akan blunder dan mendapatkan tanggapan negatif dari masyarakat karena kritikan yang diberikan cenderung menghujat.
0 Response to " "
Posting Komentar