Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Pernyataan-pernyataan dari Kantor Staf Presiden (KSP) yang dianggap sangat politis membuat Gerindra naik pitam.

Bahkan partai besutan Prabowo Subianto itu mendesak pemerintah untuk segera membubarkan lembaga pimpinan Jenderal (Purn) Moeldoko tersebut.

"Kalau melihat pernyataan Deputi IV KSP Mas Eko mengenai pilkada, ini menunjukkan bahwa benar kantor KSP ini berperan menjadi timsesnya Pak Jokowi untuk pilpres, bukan membantu Pak Jokowi sebagai presiden dalam menjalankan tugas negara," tegas Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade hari ini, Kamis (28/6).

KSP yang dibiayai oleh uang rakyat seharusnya tidak boleh berpihak apalagi mendukung salah satu calon presiden.

Selain itu, tugas KSP juga tidak jelas dan tumpang tindih dengan institusi lain.

"Menurut kami lebih baik KSP ini dibubarkan saja daripada terjadi pemborosan anggaran negara, apalagi anggaran kita ini ditopang oleh utang. Dan juga KSP tugasnya banyak tumpang tindih dengan lembaga negara lainnya," pungkasnya.

Sebelumnya, KSP memberikan pernyataan yang mengarah pada kampanye mendukung Presiden Jokowi dalam pilpres mendatang.

"Pertama, secara umum hasil sementara Pilkada Serentak 2018 seperti memberikan peta periode kedua bagi Pak Jokowi makin jelas. Konteks teritorial, terutama di Jawa, yakni Jatim, Jateng, dan Jabar, yang memiliki jumlah pemilih besar, kombinasi partai dan aktor hasil Pilkada 2018, seperti memperlihatkan mengadvokasi rute jalan 2019 bagi Presiden Jokowi," kata Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Eko Sulistyo pada Rabu (27/6).

0 Response to " "

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1