Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Pengamat teroris, Al Chaidar tak heran dengan informasi 40 masjid terpapar radikalisme. Bahkan, kata dia, beberapa mesjid di Jakarta pernah terindikasi menjadi sarang penyebaran paham teroris dan tempat penyimpanan bahan serangan teror.

"Kalau yang terkait terorisme memang hanya 4 masjid yang ada di Jakarta. Karena orangnya di situ, orangnya menyimpan bahan peledaknya di situ," kata Al Chaidar saat dihubungi Kricom, Jumat (8/6/2018).

Menurut Al Chaidar, empat masjid yang pernah menjadi sarang teroris, yakni dua berada di Jakarta Utara dan dua di Jakarta Selatan. Hanya saja, dia enggan menyebutkan nama-nama masjid tersebut.

"Ada di Jakarta Utara. Kalau nama saya enggak bisa kasih tahu, ada di Jakarta Utara dan Jakarta Selatan," ucapnya.

Bukan tanpa sebab Al Chaidar mengatakan empat masjid menjadi sarang teroris. Sebab, pernah terjadi kasus terorisme di masjid-masjid tersebut.

"Yang Jakarta Utara itu kasus lama, kalau yang selatan kasus baru. (Untuk yang masjid di Jakarta Selatan), ya baru-baru inilah, yang di Jakarta Selatan 2017," ujarnya.

Dia menerangkan, dua masjid di Jakarta Utara itu pernah menjadi sarang pergerakan teroris Jamaah Islamiyah. Sedangkan dua masjid di Jakarta Selatan menjadi sarang dari jaringan teroris Jamaah Ansarut Daulah (JAD).

Memang, kata Al Chaidar, saat ini keempat masjid tersebut sudah tidak menjadi sarang teroris. Sebab, para teroris yang biasanya memakai masjid tersebut sudah tertangkap kepolisian.

"Dan itu kasus lama. Dulu," imbuhnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menyebut telah mengantongi data 40 masjid di DKI Jakarta yang diduga berpaham radikal. Meski begitu, Sandi enggan mengumumkan nama-nama masjid tersebut.

"Ini data yang kami pegang, tentunya kami akan pastikan bahwa ada pembinaan, tapi kami tidak bisa mengumbar nama masjidnya," kata Sandi di ruang Blok G, Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (6/6/2018).

Sebanyak 40 masjid ini untuk sementara dipantau oleh Pemprov dan akan diberikan pembinaan guna menghindari warga Jakarta terpapar paham radikal.

0 Response to " "

Posting Komentar

Iklan Tengah Artikel 1