Loading...
Loading...
Korban hilang akibat tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara, Senin (18/6) lalu, terus bertambah. Hingga hari ini, Rabu (20/6), 189 orang dilaporkan hilang dalam insiden itu.
Laporan jumlah korban itu diterima oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan menuturkan data jumlah kehilangan keluarga itu ada di Posko Simanindo, Kabupaten Samosir, tercatat sudah mencapai 189 orang.
"Namun, saat ini tiba-tiba saja, mengenai data jumlah kehilangan keluarga tersebut menjadi bertambah banyak," ujar Nainggolan dikutip dari Antara, Rabu (20/6).
Sebelumnya, menurut data yang ada, jumlah korban tercatat rentang 80 sampai 105 orang. Namun, berdasarkan laporan yang terus masuk jumlahnya melebihi perkiraan.
"Namun ternyata penumpang yang mengunakan jasa kapal angkutan itu, melebihi dari yang diperkirakan selama ini," tambah Nainggolan.
Nainggolan menuturkan hingga kini baru 19 korban selamat yang berhasil dievakuasi. Satu di antaranya ditemukan tak bernyawa. Dari 18 orang yang selamat, 14 orang adalah laki-laki.
Kepala Basarnas Muhammad Syaugi menyebut pencarian korban akan berlangsung selama sepuluh hari.
Laporan jumlah korban itu diterima oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan menuturkan data jumlah kehilangan keluarga itu ada di Posko Simanindo, Kabupaten Samosir, tercatat sudah mencapai 189 orang.
"Namun, saat ini tiba-tiba saja, mengenai data jumlah kehilangan keluarga tersebut menjadi bertambah banyak," ujar Nainggolan dikutip dari Antara, Rabu (20/6).
Sebelumnya, menurut data yang ada, jumlah korban tercatat rentang 80 sampai 105 orang. Namun, berdasarkan laporan yang terus masuk jumlahnya melebihi perkiraan.
"Namun ternyata penumpang yang mengunakan jasa kapal angkutan itu, melebihi dari yang diperkirakan selama ini," tambah Nainggolan.
Nainggolan menuturkan hingga kini baru 19 korban selamat yang berhasil dievakuasi. Satu di antaranya ditemukan tak bernyawa. Dari 18 orang yang selamat, 14 orang adalah laki-laki.
Kepala Basarnas Muhammad Syaugi menyebut pencarian korban akan berlangsung selama sepuluh hari.
0 Response to " "
Posting Komentar