Loading...
Loading...
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertemu Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq di Arab Saudi.
Pengamat politik Karyono Wibowo menduga jika kedatangan Prabowo sengaja untuk mencari dukungan. Namun, menurut Karyono, hal itu diprediksi akan sia-sia. Bukan tanpa alasan, pasalnya elektabilitas Rizieq dalam beberapa lembaga survei sangat kecil yakni di bawah 1 persen.
"Habib Rizieq enggak ada pengaruhnya. Ketika Prabowo menggunakan Habib Rizieq untuk mempengaruhi pemilih, menurut saya tak signifikan kalau harapannya untuk menaikan elektabilitas," tutur Karyono kepada Kricom di Jakarta, Senin (4/6/2018).
Karyono melanjutkan, pengaruh Habib Rizieq kecil. Namun, Prabowo sepertinya membidik soal perannya.
"Sebagai bombarder yang pasang badan," paparnya.
Pengamat dari Indonesia Public Instititute ini melanjutkan, Prabowo ingin keberanian Riziew menggunakan isu dan menyerang sasaran lawan politik.
"Kalau dulu Habib Rizieq fisik di Indonesia sekarang di Arab Saudi. Bisa saja nanti dia akan hadir di Indonesia," tutup Karyono.
Pengamat politik Karyono Wibowo menduga jika kedatangan Prabowo sengaja untuk mencari dukungan. Namun, menurut Karyono, hal itu diprediksi akan sia-sia. Bukan tanpa alasan, pasalnya elektabilitas Rizieq dalam beberapa lembaga survei sangat kecil yakni di bawah 1 persen.
"Habib Rizieq enggak ada pengaruhnya. Ketika Prabowo menggunakan Habib Rizieq untuk mempengaruhi pemilih, menurut saya tak signifikan kalau harapannya untuk menaikan elektabilitas," tutur Karyono kepada Kricom di Jakarta, Senin (4/6/2018).
Karyono melanjutkan, pengaruh Habib Rizieq kecil. Namun, Prabowo sepertinya membidik soal perannya.
"Sebagai bombarder yang pasang badan," paparnya.
Pengamat dari Indonesia Public Instititute ini melanjutkan, Prabowo ingin keberanian Riziew menggunakan isu dan menyerang sasaran lawan politik.
"Kalau dulu Habib Rizieq fisik di Indonesia sekarang di Arab Saudi. Bisa saja nanti dia akan hadir di Indonesia," tutup Karyono.
0 Response to " "
Posting Komentar